Kepala BNPT Boy Rafli Amar Kunjungi Lokasi Bom Bunuh Diri di Bandung, Kutuk Tindakan Terorisme

- Kamis, 8 Desember 2022 | 11:54 WIB
Ledakan Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Rabu 7 Desember 2022 (AyoBandung.com/Kavin Faza)
Ledakan Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar, Rabu 7 Desember 2022 (AyoBandung.com/Kavin Faza)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM-- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar mengutuk keras peristiwa ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, Rabu, 7 Desember 2022 kemarin. Pihaknya pun berbelasungkawa atas sejumlah korban yang mengalami luka-luka bahkan meninggal dunia.

"Dari peristiwa yang terjadi, negara sangat mengutuk dengan keras, negara sangat mengecam peristiwa kekerasan seperti ini, kita sesalkan kembali terjadi, yang kedua kita tentu belasungkawa terhadap aparat kepolisian yang gugur dan juga yang mengalami luka," ujar Boy Rafli di Polsek Astana Anyar, Kamis, 8 Desember 2022.

Ia pun menuturkan, aktivitas teror yang terjadi merulakan ideologi berbasis kekerasan yang berbahaya dan harus segera diantisipasi. Upaya pencegahan dan menangkal ideologi itu harus melibatkan semua pihak masyarakat.

Baca Juga: 4 Cara Cek Penerima STB atau Set Tp Box Gratis dari Kominfo, NIK Kamu Sudah Terdaftar atau Belum?

"Karena ini menyebar luasnya cepat sekali seperti penyebarluasan virus dan sangat berbahaya. Sehingga harus dicegah ideologo kekerasan ini oleh semua pihak masyarakat," katanya.

Boy mengutarakan beberapa peristiwa teror yang terjadi banyak menyasar kantor kepolisian. Oleh karena itu aparat kepolisian agar waspada terhadap masalah tersebut.

"Selama ini di kalangan kelompok pelaku terorisme, kepolisian yang selama ini dianggap terdepan menjadi ancaman bagi mereka, sehingga mereka selalu mengingat proses penegakan hukum yang dilakukan terhadap kelompok jaringan terorisme adalah unsur kepolisian," paparnya.

Boy juga menilai pelaku teror menjadikan unsur kepolisian sebagai target balas dendam. Pihaknya menyayangkan peristiwa bom bunuh diri yang menyebabkan korban anggota polisi terdapat yang meninggal.

Baca Juga: Kantor Kemenkumham di Kuningan Jakarta Selatan Kebakaran! Damkar Berjibaku dengan Si Jago Merah

"Jadi secara psikologis di kalangan mereka ini menjadikan unsur kepolisian sebagai target untuk balas dendam mereka, ini tentu sangat kita sayangkan terjadi, apalagi kembali ada yang gugur," tuturnya.

Halaman:

Editor: Jinan Vania Barizky

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X