Harga Telur Naik, Disperindag Jabar Kaitkan dengan Gempa Cianjur

- Selasa, 6 Desember 2022 | 19:58 WIB
Ilustrasi pedagang telur (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Ilustrasi pedagang telur (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM - Harga telur di Kota Bandung mengalami kenaikan. Dari harga Rp 27.000 naik menjadi Rp 32.000 per kilogram.

Salah satu pedagang pasar Kosambi Bandung, Ali (32) mengatakan bahwa kenaikan harga telur di Bandung karena berdekatan dengan momen natal dan tahun baru (Nataru).

"Memang biasa kalau mau akhir tahun natal dan tahun baru pada naik," kata Ali di Pasar Kosambi z Jalam Ahmad Yani, Kota Bandung, Selasa 6 Desember 2022.

Baca Juga: Draft RKUHP Disetujui DPR, Ratusan Massa Gelar Demo di DPRD Jawa Barat

Ali mengungkap, kenaikan harga tersebut telah terjadi sejak Minggu lalu. Menurutnya, banyaknya borongan untuk bantuan korban gempa Cianjur juga menjadi faktor naiknya harga telur.

"Sudah sepekan lalu, memang banyak juga permintaan dari masyarakat untuk donasi-donasi," pungkasnya.

Sementara itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat (Disperindag Jabar) mengaku bahwa kenaikan harga telur ayam jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022 telah disebabkan oleh beberapa faktor.

Kepala Disperindag Jabar, Iendra Sofyan menjelaskan selain faktor yang biasa terjadi di akhir tahun, kenaikan harga telur ayam juga diakibatkan oleh banyaknya permintaan dari masyarakat yang hendak memberikan bantuan kepada para korban gempa di Kabupaten Cianjur.

Baca Juga: Korban Banjir Bojongsoang Kaget Bupati Bandung Beri Bantuan Gempa Cianjur

"Tapi sebetulnya (peningkatan harga telur) itu tidak terlalu signifikan, cuman ada dampak sedikit pengaruh dari sana (gempa Cianjur)," kata Iendra saat dikonfirmasi, Selasa 6 Desember 2022.

Sementara, ketika disinggung terkait kondisi kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) lainnya, Iendra mengaku bahwa sampai saat ini dinilai masih terkendali.

Bahkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) dan Disperndag di Kabupaten Kota, dia mengatakan bahwa kondisi atau ketersediaan kebutuhan pokok do Jabar masih terbilang aman.

"Jadi berdasarkan data yang kita punya, untuk ketersediaan juga masih aman. Kemudian dari pemantauan harga juga di lapangan (pasar) itu Alhamdulillah masih terkendali," ungkapnya.

Baca Juga: Tiga Pemain Dipanggil Timnas, Persib Bandung Siap Menang Lawan Persik Kediri!

Halaman:

Editor: Laila Zakiyya Khairunnisa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X