Mahasiswa Universitas Harvard Asal Indonesia Galang Dana Kemanusiaan Gempa Cianjur

- Jumat, 2 Desember 2022 | 06:35 WIB
Mahasiswa Universitas Harvard asal Indonesia galang dana gempa Cianjur. (hks.harvard.edu)
Mahasiswa Universitas Harvard asal Indonesia galang dana gempa Cianjur. (hks.harvard.edu)

AYOBANDUNG – Duka para korban gempa Cianjur, Jawa Barat belum sirna. Demi membantu meringankan beban mereka, mahasiswa Indonesia di Universitas Harvard Amerika Serikat melakukan penggalangan dana kemanusiaan.

Aksi crowdfunding gempa Cianjur yang diinisiasi Perhimpunan Mahasiswa Indonesia Harvard (HISA) itu dimulai sejak pekan lalu. Dan menurut rencana akan berlangsung sampai tanggal 9 Desember mendatang.

Pengumpulan donasi gempa Cianjur ini tak hanya menyasar mahasiswa Indonesia. Tapi juga mengajak para donatur pribadi maupun organisasi kemanusiaan lain untuk ikut berpartisipasi.

Baca Juga: Jangan Dibaca! 9 Cara Supaya Tak Mudah Lupa Ini Hanya Untuk Para Pelupa

Bencana gempa Cianjur yang terjadi 22 November lalu menyisakan sejumlah soal. Selain menyebabkan ratusan korban tewas, gempa bermagnitudo 5,6 itu juga memaksa puluhan ribu orang harus tinggal di tenda pengungsian.

“Sebagai orang Indonesia kami turut berduka,” kata anggota HISA Leonardo Kamilius, dilansir The Harvard Crimson. “Kami terpanggil untuk membantu menyediakan kebutuhan dasar pengungsi,” ujar mahasiswa Harvard Kennedy School (HKS) ini.

Mahasiswa HKS lain Shabari Nair menambahkan, “Kita harus berdiri bersama-sama jika seseorang sedang terdampak musibah bencana. Apalagi jika mereka merupakan tetangga dari wilayah kita sendiri.”

Baca Juga: Cara Mulus Lulus PNS, Lewat Jalur Khusus Saja Kalau Punya Syarat Berikut

Meski HISA tidak punya target, sejauh ini donasi gempa Cianjur yang terkumpul sudah mencapai 3.200 dollar. “Tiap dollar atau Rp 15 ribu yang kita sumbangkan bisa menjadi dua makanan panas untuk para korban,” kata Leonardo Kamilius lagi.

Diyakini total dana yang terkumpul masih akan terus bertambah, meskipun promosi kegiatan ini hanya lewat mulut ke mulut termasuk melalui grug-grup percakapan dan pertemanan.

Halaman:

Editor: Yafi Ralesa

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X