Kementerian PMK: Trauma Healing Korban Gempa Cianjur Jangan Dikesampingkan

- Kamis, 1 Desember 2022 | 19:04 WIB
Potret kerusakan gempa cianjur (AyoBandung.com/Muhammad Ikhsan)
Potret kerusakan gempa cianjur (AyoBandung.com/Muhammad Ikhsan)

MARGAASIH,AYOBANDUNG.COM-- Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) berharap agar stake holder terkait tidak mengesampingkan kondisi traumatik korban gempa cianjur.

Asisten Deputi Pelayanan Kesehatan Kemenko PMK, Nia Reviani, mengatakan trauma healing mutlak harus dilakukan kepada korban gempa cianjur untuk memulihkan kondisi psikologis.

"Satu hal yang tidak bisa dikecilkan adalah traumatik korban gempa cianjur. Itu harus dilakukan dengan serius," ujar Nia saat mengunjungi RS UKM, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Kamis 1 Desember 2022.

Baca Juga: Update Gempa Cianjur : Korban Jiwa Bertambah

Terlebih selama 10 hari terakhir masyarakat menempati tenda-tenda pengungsian dengan segala macam kondisinya, bahkan tidak jarang ada korban yang pulang dari rumah sakit terpaksa harus menempati pengungsian karena rumahnya hancur.

Dengan kondisi tersebut, akan menambah beban psikologis dan membutuhkan penanganan khusus dari para ahli.

"Trauma healing itu tidak mudah diberikan, apalagi mereka ini sudah menjadi korban, kehilangan tempat tinggal pasti akan memberikan dampak psikologis yang kuat. Apalagi anak-anak yang kehilangan orang tuanya karena menjadi korban gempa," paparnya.

Kemenko PMK sendiri sudah menempatkan sejumlah posko untuk trauma healing bagi korban gempa cianjur, namun penanganan psikologis tersebut harus dilakukan secara continue.

Baca Juga: Isu SARA Korban Gempa Cianjur Bergulir di Medsos, Polisi Gencarkan Pengawasan

Halaman:

Editor: Jinan Vania Barizky

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X