Pasca Pencabutan Stiker Gereja di Tenda Gempa Cianjur, Wagub Jabar Minta Isu SARA Tak Dibesarkan

- Kamis, 1 Desember 2022 | 16:19 WIB
Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum meminta masyarakat tidak membesarkan isu pencabutan stiker gereja yang dilakukan sekelompok orang pada tenda pengungsian gempa Cianjur.  (Tangkapan layar TikTok/@retryztok)
Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum meminta masyarakat tidak membesarkan isu pencabutan stiker gereja yang dilakukan sekelompok orang pada tenda pengungsian gempa Cianjur. (Tangkapan layar TikTok/@retryztok)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum meminta masyarakat tidak membesarkan isu pencabutan stiker gereja yang dilakukan sekelompok orang pada tenda pengungsian gempa Cianjur. 

Uu Ruzhanul Ulum menilai, meluasnya isu Suku, Agama , Ras, dan antargolongan (SARA) akan berpotensi memecah belah masyarakat.

"Kita sedang duka, jangan dibesar-besarkan hal semacam itu, nanti malah ada kecemburuan permusuhan," kata UU di Kota Bandung, Kamis 1 Desember 2022.

Baca Juga: Apindo Jabar Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa Cianjur

Uu menuturkan, dampak gempa di Kabupaten Cianjur yang terjadi pada Senin 21 November 2022 harus diselesaikan secara gotong royong tanpa memandang suku, ras, dan agama. 

"Mari kita bersama sama memberikan bantuan," tegasnya.

Uu menyinggung soal penyematan identitas dalam bantuan yang dikirim untuk korban gempa Cianjur. Menurutnya, donasi atau bantuan hendaknya tidak menyematkan identitas.

"Dan juga disaat memberikan bantuan dengan keikhlasan tidak perlu pakai identitas," tegasnya.

Baca Juga: Soal Pencopotan Stiker Gereja di Tenda Gempa Cianjur, Polisi Periksa 7 Orang

Halaman:

Editor: Dina Miladina Dewimulyani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X