Pemilik Lahan Sawah Rusak Akibat Helikopter SAR Saat Bagikan Logistik Gempa Cianjur, Minta Ganti Rugi

- Kamis, 1 Desember 2022 | 11:42 WIB
Aidah bersama anaknya menunjukan tanaman padi yang rusak akibat hempasan angin helikopter Basarnas berwarna orange (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)
Aidah bersama anaknya menunjukan tanaman padi yang rusak akibat hempasan angin helikopter Basarnas berwarna orange (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Aidah (52) pemilik dua petak sawah yang rusak akibat terbang rendah helikopter warna orange bertuliskan SAR diduga milik Basarnas, meminta ganti rugi.

 “Sudah rumah saya ambruk rata dengan tanah, eh malah sekarang lahan sawah saya dua petak gagal panen gara-gara helikopter. Hancur sudah hidup saya,” kata Aidah pada wartawan, Kamis 1 Desember 2022.

Infomasi yang dihimpun, adanya helikopter terbang rendah terjadi Selasa lalu 29 Nopember 2022 di kampung Cibeleng Hilir, Desa Cikancana, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur.

Baca Juga: Menyelusup ke Celah Reruntuhan, Basarnas Temukan Jasad Korban Gempa Cianjur

Kejadian yang terekam video berdurasi sekitar 1 menit, helikopter terbang rendah di area sawah milik penduduk guna memberikan bantuan logistik berupa mie instan sebanyak 5 dus.

Aidah tidak mengerti kenapa bantuan harus melalui jalur udara menggunakan helikopter, kareka di daerahnya masih bisa melalui jalur darat.

“Kan jalur ke daerah kami di Gekbrong jalannya masih bagus dan tidak terjadi macet, naha make helikopter,” jelasnya.

Aidah seorang janda menjelaskan kondisi tanaman padi usai rusak terkena angin kencang baling-baling helikopter, padi yang ditanamnya, hingga berusia dua bulan, sudah menghabiskan modal sebesar satu juta tujuh ratus ribu rupiah.

Baca Juga: Naik Helikopter, Intip Momen Mewah Rizky Billar dan Lesti Kejora Jumpa Korban Gempa Cianjur

Halaman:

Editor: Ekarista Rahmawati Putri

Tags

Terkini

X