Mitigasi Sesar Lembang di KBB Rendah, Jalur Evakuasi hingga Rumah Tahan Gempa Minim

- Rabu, 30 November 2022 | 20:26 WIB
Mitigasi Sesar Lembang di Kabupaten Bandung Barat (KBB) tergolong masih rendah, jalur evakuasi hingga rumah tahan gempa masih minim (kolase scshot/Twitter@DaryonoBMKG)
Mitigasi Sesar Lembang di Kabupaten Bandung Barat (KBB) tergolong masih rendah, jalur evakuasi hingga rumah tahan gempa masih minim (kolase scshot/Twitter@DaryonoBMKG)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Mitigasi Sesar Lembang di Kabupaten Bandung Barat (KBB) tergolong masih rendah. Sejumlah wilayah yang terlewati patahan ini belum memiliki jalur evakuasi, titik kumpul, hingga menerapkan standar rumah tahan gempa.

Sesar Lembang memiliki panjang sekitar 29 kilometer membentang dari Padalarang hingga Jatinangor. Para ahli memprediksi kekuatan gempa sesar Lembang mencapai lebih dari magnitudo 5. BPBD mencatat ada 20 desa di 4 kecamatan Bandung Barat masuk zona bahaya.

Namun meski telah dipetakan dengan baik, 20 desa masuk zona bahaya ini belum dilakukan mitigasi secara optimal. Contohnya, di Kecamatan Ngamprah, ada 5 desa masuk zona bahaya lantaran berada di garis Sesar Lembang, tapi lima desa ini belum memiliki penanda jalur evakuasi atau titik kumpul evakuasi.

Baca Juga: Miliki Potensi Gempa 6-7 Magnitudo, BMKG Pantau Sesar Lembang Selama 24 Jam Penuh

"Belum ada jalur evakuasi atau titik kumpul evakuasi yang secara khusus ditetapkan untuk sesar Lembang. Kita paling mengarahkan titik kumpul tidak didalam ruangan, misalnya lapangan terbuka. Tinggal menyesuaikan saja," kata Camat Ngamprah, Agnes Virganty saat ditemui, Rabu 30 November 2022.

Agnes menerangkan, keberadaan jalur evakuasi ini memang sangat penting karena bencana gempa bumi bisa datang kapan saja. Untuk merealisasikan hal itu, pihaknya bakal berkoordinasi dengan BPBD.

"Memang penting. Tapi kita akan koordinasikan dengan OPD terkait, bagaimana baiknya," papar Agnes.

Selain soal jalur evakuasi, mitigasi soal rumah tahan gempa juga belum sepenuhnya diterapkan. Padahal, BPBD telah mengestimasi kerugian kerusakan bangunan akibat gempa Sesar Lembang bisa mencapai Rp4 triliun lebih dengan total penduduk terpapar bahaya diperkirakan mencapai 155.383 orang.

Baca Juga: Sesar Lembang Aktif, Begini Kondisi Memprihatinkan Bangunan di Sekitar Cimenyan

Halaman:

Editor: Dina Miladina Dewimulyani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polresta Bandung Grebek Pabrik Sabu di Ciwidey

Kamis, 19 Januari 2023 | 12:33 WIB
X