Soal Pencopotan Stiker Gereja di Tenda Gempa Cianjur, Polisi Periksa 7 Orang

- Rabu, 30 November 2022 | 11:02 WIB
Aksi sekelompok orang mencabut label pada tenda bantuan yang diberikan tim gereja untuk korban gempa Cianjur (Tangkapan layar Instagram)
Aksi sekelompok orang mencabut label pada tenda bantuan yang diberikan tim gereja untuk korban gempa Cianjur (Tangkapan layar Instagram)

GEDEBAGE, AYOBANDUNG.COM -- Polisi tengah melakukan pendalaman terkait aksi pencabutan stiker gereja pada tenda pengungsian korban gempa Cianjur. Pelaku diduga merupakan anggota dari salah satu organisasi masyarakat (ormas) setempat

Sejauh ini, Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 7 orang yang dinilai berkaitan dengan aksi tersebut.

"Kita dalami, dan sekarang ada 7 orang yang sedang kita periksa," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo, saat dihubungi, Rabu 30 November 2022.

Baca Juga: Viral Sekelompok Orang Mencabut Label di Tenda Bantuan di Cianjur, Ridwan Kamil: Jangan Terulang!

Ibrahim mengungkapkan, polisi belum membuat suatu kesimpulan terhadap aksi pencabutan stiker gereja tenda pengungsian korban gempa Cianjur.

"Penetapan tersangkanya belum, nanti akan diinfokan kalau hasil pendalaman dan pengembangannya sudah selesai" katanya.

Tak hanya itu, polisi masih terus menggali keterangan terkait motif pencabutan stiker gereja tersebut. Sehingga, belum ada satu kesimpulan yang menjadi motif pelaku.

"Motif belum kita infokan, karena harus diperdalam. Mau dicek nih, giatnya apa, siapa yang memotivasi, segala macam itu kan harus jelas juga, ini kan masih diurai," tandasnya.

Baca Juga: Ormas Cianjur yang Copot Stiker Gereja di Tenda Darurat, Polisi Lakukan Pemeriksaan

Aksi pencabutan stiker gereja pada sebuah tenda pengungsian korban gempa Cianjur viral di media sosial. Banyak kalangan yang menyayangkan aksi tersebut.

Bahkan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengunggah video viral tersebut ke akun Instagram @ridwankamil dengan menyematkan tulisan yang bernada penyesalan dengan 6 poin penegasan.

"SANGAT DISESALKAN dan TIDAK BOLEH TERULANG LAGI," tulis Ridwan Kamil, seperti dikutip Ayobandung dari akun Instagramnya.

Pencabutan label identitas pemberi bantuan tenda oleh oknum warga setempat di tenda pengungsian di Cianjur.

Baca Juga: Kisah Relawan Gempa Cianjur Hampir Tertipu Pencari Bantuan Sembako

Halaman:

Editor: Ekarista Rahmawati Putri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X