Sesar Lembang Aktif, Fasilitas Pendidikan Justru Tidak Ramah Terhadap Gempa

- Selasa, 29 November 2022 | 19:01 WIB
Ilustrasi. Sesar lembang (situs BMKG)
Ilustrasi. Sesar lembang (situs BMKG)

CIMENYAN,AYOBANDUNG.COM-- Fasilitas pendidikan di Kecamatan Cimenyan banyak yang tidak ramah terhadap gempa, padahal Kecamatan tersebut berlokasi dengan sesar lembang aktif yang sewaktu-waktu bisa melepaskan energinya.

Keberadaan sesar lembang aktif, sudah diketahui oleh para tenaga pendidik di wilayah Cimenyan, di SD Cikawari, misalnya, walaupun tidak rutin pendidikan terkait potensi gempa sering dilakukan kepada para siswanya.

Kepala SD Cikawari, Didin Jaenudin, mengatakan dalam beberapa kesempatan pihaknya melakukan sosialisasi kepada siswa mengenai sesar lembang aktif yang bisa sewaktu-waktu menimbulkan gempa.

Baca Juga: Sesar Lembang Aktif Mengancam Bandung Raya sampai Sumedang, Peneliti BRIN: Tanahnya Lunak

"Biasanya saat upacara disampaikan, bagaimana harus bersikap ketika terjadi gempa kepada siswa," ujar Didin ketika ditemui, Selasa 29 November 2022.

Sosialisasi dilakukan sebagian besar berupa lisan, namun untuk simulasi jarang dilakukan. Namun kata Didin secara garis besar siswa sudah banyak mengetahui apa yang harus dilakukan ketika terjadi gempa, seperti berlindung di bawah meja, tidak panik dan keluar berdesakan.

Namun demikian, hal yang mengkhawatirkan justru pada kondisi sekolah yang kurang ramah terhadap gempa. SD Cikawari memiliki 3 ruang kelas yang telah berusia lebih dari 10 tahun, juga terdapat bangunan lama yang sudah mulai lapuk.

Secara konstuksi, bangunan tersebut memang terlihat kokoh, namun belum diketahui kekuatannya terhadap guncangan jika terjadi gempa besar.

Baca Juga: Sesar Lembang Aktif, Kesadaran Masyarakat Akan Bencana Gempa Masih Minim

Halaman:

Editor: Jinan Vania Barizky

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X