Sesar Lembang Aktif Mengancam Bandung Raya sampai Sumedang, Peneliti BRIN: Tanahnya Lunak

- Selasa, 29 November 2022 | 16:13 WIB
Sesar Lembang masih aktif walaupun tidak terjadi gerakan yang signifikan. Namun kesadaran masyarakat akan gempa yang ditimbulkan masih minim (Twitter @daryonobmkg)
Sesar Lembang masih aktif walaupun tidak terjadi gerakan yang signifikan. Namun kesadaran masyarakat akan gempa yang ditimbulkan masih minim (Twitter @daryonobmkg)

AYOBANDUNG.COM - Sesar Lembang aktif telah masuk kepada fase pelepasan energi. Gempa Sesar lembang atau patahan lembang dengan panjang 29 KM itu diprediksi akan terjadi dalam periode 100 tahun ke depan.

Tak main main, gempa patahan lembang atu sesar lembang aktif itu mencapai Magnitudo 6,5 sampai 7. Dengan magnitudo tersebut, dampak signifikan mengancam wilayah Bandung Bandung sampai Sumedang.

Pasalnya, wilayah Bandung Raya merupakan danau purba sehingga memiliki kontur tanah yang lebih lunak.

Baca Juga: Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Desember 2022 Sesuai SKB 3 Menteri, Cek di Sini!

"Goncangan itu tergantung dari tanah setempat. Jadi ada semacam amplifikasi, semacam guncangan yang lebih besar di tanah yang lebih lunak, jadi goncangan luar biasa itu akan dialami wilayah Bandung Raya bahkan hingga Sumedang," kata Peniliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Mudrik Rahmawan Daryono saat dihubungi, Selasa 29 November 2022.

Mudrik mengungkapkan, pada fase puncak, Sesar Lembang aktif berakibat pada retakan yang menganga hingga 25 meter di sepanjang garis sesar. Diketahui sesar lembang atau patahan lembang membentang dari dari Padalarang hingga Jatinangor.

"Jadi secara prinsip yang kita harus waspadai itu adalah retakan, saat gempa itu maka dia akan robek di jalur itu, itu sekitar 25 meter koridornya itu yang akan mengalami kerusakan luar biasa itu di jalur sepanjang sesar Lembang," ungkapnya.

Pihaknya mendorong pemerintah setempat untuk lebih memerhatikan tata kelola bangunan. Selain itu, kajian-kajian dan mitigasi dampak sesar lembang juga harus kembali dimasifkan untuk menekan dampak gempa sesar lembang.

Baca Juga: Instafest Spotify 2022: Ini Link dan Cara Buat Poster Playlist Ala Konser Musik

Halaman:

Editor: Irma Joanita

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X