Sesar Lembang Aktif, Kesadaran Masyarakat Akan Bencana Gempa Masih Minim

- Selasa, 29 November 2022 | 13:56 WIB
sesar lembang masih aktif walaupun tidak terjadi gerakan yang signifikan. Namun kesadaran masyarakat akan gempa yang ditimbulkan masih minim (Twitter @daryonobmkg)
sesar lembang masih aktif walaupun tidak terjadi gerakan yang signifikan. Namun kesadaran masyarakat akan gempa yang ditimbulkan masih minim (Twitter @daryonobmkg)

CIMENYAN,AYOBANDUNG.COM -- Selama ratusan tahun, sesar lembang masih aktif walaupun tidak terjadi gerakan yang signifikan. Namun kesadaran masyarakat akan gempa yang ditimbulkan masih minim.

Bahkan sebagian masyarakat di wilayah terdekat patahan tersebut masih belum mengetahui potensi gempa yang ditimbulkan apabila sesar lembang aktif melepaskan energinya.

Desa Mekarmanik, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung salah satu daerah terdekat dengan patahan lembang, justru sebagian masyarakatnya belum sadar jika sesar lembang aktif sampai sekarang.

Baca Juga: 93 Sekolah di Bandung Barat Masuk Zona Bahaya Sesar Lembang, Ini Langkah Dinas Pendidikan

Kepala Desa Mekarmanik, Nanang Suryana, mengatakan pasca terjadinya gempa cianjur, pihaknya baru menyadari jika di sekitar desa yang berbatasan dengan Bandung Barat tersebut memiliki potensi bencana lebih besar.

"Ketika melihat kejadian di cianjur kemarin, kami disadarkan kalau di sini juga memiliki risiko gempa yang tinggi, karena adanya sesar lembang yang berpotensi menimbulkan gempa besar," ujar Nanang ketika ditemui ayobandung, Selasa 29 November 2022.

Dengan melihat kondisi tersebut, Nanang berencana akan membicarakannya dengan aparat pemerintahan desa setempat untuk mengambil langkah-langkah antisipasi.

Baca Juga: 93 Sekolah di Bandung Barat Masuk Zona Bahaya Sesar Lembang, Ini Langkah Dinas Pendidikan

Dia juga mengakui jika kesadaran masyarakat terhadap potensi bencana besar menerjang masih minim. Bahkan tidak jarang masyarakat justru tidak mengetahui risiko gempa besar ketika sesar lembang melepaskan energi yang dipendam selama ratusan tahun tersebut.

"Perlu diakui, kalau masih banyak masyarakat di wilayah kami kurang sadar akan keberadaaan sesar lembang. Pemahaman terkait masalah kegempaan juga masih minim," katanya.

Halaman:

Editor: Dina Miladina Dewimulyani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X