Korban Gempa Cianjur di Posko Pengungsian Mulai Terserang Penyakit

- Minggu, 27 November 2022 | 17:38 WIB
Sepekan usai dilanda bencana gempa Cianjur, korban yang berada di posko pengungsian mulai terserang penyakit (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)
Sepekan usai dilanda bencana gempa Cianjur, korban yang berada di posko pengungsian mulai terserang penyakit (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Sepekan usai dilanda bencana gempa bumi berkekuatan 5,6 magnitudo di Kabupaten Cianjur, Senin 21 Nopember 2022, berbagai penyakit mulai menyerang para warga di sejumlah posko pengungsian.

Salah satunya di posko pengungsian di Kecamatan Warungkondang, para korban gempa mengalami penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), Gstritis, Hipertensi dan diare.

“Mereka mulai diserang penyakit tersebut semenjak menempati posko pengungsian,” terang Tim ahli posko kluster kesehatan dr. Frida, Minggu 27 November 2022.

Baca Juga: Semua Korban Gempa Cianjur Dapat Bantuan Pembangunan Rumah, Ini Syaratnya

Berdasarkan data yang dihimpun tim kesehatan, korban gempa di posko pengungsian sebanyak 1222 jiwa, rinciannya terserang penyakit ISPA sebanhak 674, Gastritis 258, Hipertensi 238 dan yang terakhir Diare 52 jiwa.

“Kita sudah lakukan tindakan dengan melakukan pemeriksaan dan penanganan medis,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Warungkondang Ali Akbar membenarkan, mengenai banyaknya pengungsi diwilayahnya terserang berbagai penyakit.

Baca Juga: Bantu Korban Gempa Cianjur, Pengusaha Muda di Bandung Diimbau Berdonasi dan Kirim Bantuan

"Betul, berdasarkan pemeriksaan tim kesehatan memang banyak lansia dan anak-anak terserang. Hanya persentasenya saya tidak mengetahuinya," kata Ali.

Ilustrasi Gempa | Pemerintah Kabupaten Cianjur memastikan semua korban gempa Cianjur akan dapat bantuan pembangunan rumah dengan syarat (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

Ali menyebut, kondisi cuaca hujan berturut-turut dan situasi di tenda posko pengungsian turut menjadi salah satu penyebab warganya terserang beberapa penyakit.

"Memang banyak yang terserang karena kondisi dan situasi di posko pengungsian," tandasnya.

Editor: Dina Miladina Dewimulyani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X