Ancaman Gempa Sesar Lembang di Bandung Raya, Risiko dan Dampak yang Perlu Diantisipasi

- Selasa, 22 November 2022 | 11:16 WIB
Jalur Sesar Lembang.  (Dok BMKG)
Jalur Sesar Lembang. (Dok BMKG)

AYOBANDUNG.COM--Gempa di Cianjur disebabkan aktivitas Sesar Cimandiri, Senin 21 November 2022, membuat beberapa daerah perlu waspada salah satunya Bandung Raya yang dilintasi Sesar Lembang.

Sesar Lembang menjadi perbincangan masyarakat bila terjadi gempa di beberapa daerah yang diakibatkan aktivitas sesar.

Sesar Lembang sendiri merupakan sesar aktif di Jawa Barat. Lokasi jalur sesar ini terletak sekitar 10 Km arah utara Kota Bandung dengan panjang sesar sekitar 25-30 Km.

Baca Juga: Gempa Cianjur Diduga Akibat Pergeseran Sesar Cimandiri, Hati-hati! Ini Daftar 6 Sesar Aktif di Jawa Barat

Anggota Kelompok Riset Cekungan Bandung dan Penasihat Bandung Mitigasi, T Bachtiar, mengatakan kondisi Sesar Lembang saat ini terus berjalan mengikuti irama bumi.

Para peneliti memperkirakan Sesar atau Patahan Lembang ini dapat memicu gempa dengan kekuatan maksimum 6,8 SR. Dengan terjadinya gempa-gempa kecil di sepanjang Patahan Lembang, ini membuktikan bahwa patahan ini adalah patahan aktif.

Bachtiar juga menjelaskan wilayah bentang sesar Lembang mulai dari kaki Gunung Palasari di sebelah timur sampai Kampung Cisarua, Kabupaten Bandung Barat di sebelah barat, panjangnya sekitar 29 km.

"Bagian utara turun dan bergerak ke arah barat, dengan kecepatan yang sangat lambat per tahunnya, sehingga yang berada di jalur sesar pun tak akan merasakan adanya pergerakan itu. Tapi bila dijumlahkan dalam waktu yang lama, ratusan tahun, ribuan tahun, maka pergerakan Patahan Lembang itu terlihat nyata. Dilihat dari utara, gawir sesar Lembang terlihat curam," ujarnya kepada Ayobandung.com, Kamis 28 Januari 2021 (tautan berita asli bisa diklik disini).

Baca Juga: Sesar Jati, Salah Satu dari 5 Sesar Aktif di Cekungan Bandung

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X