Jadi Pendukung Stabilitas Ekonomi, Buruan Sae Siap Hadapi Inflasi hingga Ancaman Resesi

- Jumat, 18 November 2022 | 20:45 WIB
Buruan Sae di Kelurahan Padjadjaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung (AYOBANDUNG.COM/Rahmat Kurniawan)
Buruan Sae di Kelurahan Padjadjaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung (AYOBANDUNG.COM/Rahmat Kurniawan)

AYOBANDUNG.COM - Ketersedian bahan pangan menjadi salah satu sektor prioritas dari banyak negara menghadapi kemerosotan dan ketidakpastian ekonomi global.

Berbagai negara merancang dan menggulirkan langkah strategis untuk menekan potensi meroketnya angka inflasi hingga menekan ancaman resesi pangan.

Bank Dunia (Wold Bank) memprediksi resesi global akan terjadi di tahun 2023.

Baca Juga: KPU Sampaikan Kabar Gembira Bagi Mahasiswa yang Ingin Jadi KPPS Pemilu 2024, Ada Kuota Tersendiri

Khusus di sektor pangan, Pemerintah melalui kolaborasi Bank Indonesia (BI), Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP), dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menggulirkan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (Gernas PIP) pada bulan Agustus 2022.

Tujuannya jelas, Gernas PIP menjadi langkah komitmen bersama untuk mengoptimalkan langkah-langkah pengendalian inflasi dari sisi suplai dan mendorong produksi guna mendukung ketahanan pangan secara integratif, masif, dan berdampak nasional.

Hal unik ada di Kota Bandung, dimana sistim ketahanan pangan berbasis urban farming telah dicanangkan dan dimulai sejak bulan September 2020.

Sistem ketahanan pangan dengan nama Buruan SAE (Sehat, Alami, Ekonomis) itu ditujukan untuk menanggulangi ketimpangan permasalahan pangan yang ada di kota Bandung.

Lurah Padjajaran, Paridin saat menunjukkan Buruan Sae berupaya tanaman sayur
Lurah Padjajaran, Paridin saat menunjukkan Buruan Sae berupaya tanaman sayur (AYOBANDUNG.COM/Rahmat Kurniawan)

Baca Juga: Cek Fakta: Honorer Tidak Lulus PPPK 2022 Akan Diangkat CPNS 2023

Sejauh ini, Kota Bandung masih menggantungkan kebutuhan bahan pangan berupa beras, daging, ikan, sayur, hingga buah dari wilayah lain.

Bahkan ketergantungan suplai bahan pangan dari luar wilayah tersebut mencapai 96 persen.

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan bahwa isu pangan menjadi pembahasan pokok hari pertama G20 di Bali.

Menurutnya, hal itu menjadi tanda bahwa banyak negara sepakat pemasalahan pangan menjadi hal serius yang harus mendapat solusi kolektif menghadapi inflasi hingga potensi resesi di tahun 2023.

Halaman:

Editor: Katarina Erlita

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X