Tanaman Hias Hasil Petani Milenial Bandung Barat Terbang ke Tiga Benua

- Kamis, 10 November 2022 | 16:31 WIB
Tanaman hias dari Parongpong, Bandung Barat. (Restu Nugraha.)
Tanaman hias dari Parongpong, Bandung Barat. (Restu Nugraha.)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Petani Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Kali ini, budidaya tanaman hias dari puluhan petani Kecamatan Parongpong sukses tembus ke pasar Amerika, Eropa dan Asia.

Jumlah tanaman hias yang dikirim ke tiga benua itu sebanyak 4.500 tanaman. Dengan jenis tanaman hias yakni monstera, philodendron, anthurium, syngonium, amydrium, dan scindapsus. Total nilai ekspor tanaman hias ini mencapai Rp5 miliar.

"Ini dikirim ke tiga benua dengan total 7 negara. Alhamdulillah total nilai ekspor Rp5 miliar," kata salah seorang petani, Riki Subagja, 33 tahun, saat pelepasan ekspor tanaman hias di Parongpong, Kamis 10 November 2022.

Riki menuturkan ekspor tanaman hias telah dilakukan sejak tahun 2019. Dirinya berhasil bertemu dengan pembeli asal luar negeri setelah memasarkan melalui platform media sosial Facebook dan Instagram. Sejak itu, buyer dari berbagai negara berdatangan. Apalagi setelah dirinya ikut sejumlah even pameran baik tingkat nasional maupun internasional.

Baca Juga: Bersiaplah! Seleksi PPS Pemilu 2024 Segera Dibuka, Berikut Jadwal, Syarat dan Link Daftar SIAKBA Resmi KPU

"Awalnya saya tak melihat ada potensi besar permintaan tanaman hias. Tapi saat coba posting di media sosial, ternyata banyak pula yang pesan. Bahkan dari berbagai negara. Dari sana saya mulai sungguh-sungguh mengajak petani lain. Sekarang jumlah petani yang terlibat sudah puluhan," jelasnya.

Riki menilai permintaan tanaman hias masih sangat besar. Peluang ini bisa dimanfaatkan petani untuk melirik sektor budaya tanaman hias. Karena selain keuntungan penjualan cukup besar, budidaya tanaman hias tak memerlukan lahan besar.

"Saya kira kalau dikembangkan dan optimakan lagi, tanaman hias bisa jadi sektor unggulan di KBB. Tinggal kita mau konsisten dan disiplin menjaga kualitas," tandasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan ekspor tanaman hias ke tiga benua ini patut diapresiasi karena bisa menggerakkan roda ekonomi bagi masyarakat. Apalagi, pelaku ekspor ini merupakan petani menilai.

Halaman:

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X