BPBD Cianjur Sulit Tembus Lokasi Banjir dan Longsor di Wilayah Selatan

- Senin, 7 November 2022 | 19:49 WIB
BPBD Kabupaten Cianjur mengalami kendala saat mendata dan menangani di daerah bencana banjir dan longsor di tiga kecamatan wilayah Selatan (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)
BPBD Kabupaten Cianjur mengalami kendala saat mendata dan menangani di daerah bencana banjir dan longsor di tiga kecamatan wilayah Selatan (Ayobandung.com/Muhammad Ikhsan)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengalami kendala saat mendata dan menangani di daerah bencana banjir dan longsor di tiga kecamatan wilayah Selatan.

“Anggota kami saat ini sedang di lapangan untuk mendata sekaligus melakukan penanganan wilayah terdampak banjir,” kata Kepala Pelaksana ( Kalak) BPBD Kabupaten Cianjur, Fatah Rizal saat dihubungi melalui telepon, Senin 7 Nopember 2022.

Berdasarkan data yang dihimpun, ungkap Fatah Rizal, bencana banjir dan longsor tidak hanya di Kecamatan Cidaun saja, tapi melanda di Kecamatan Sindangbarang dan Tanggeung.

Baca Juga: Banjir Melanda Cianjur Selatan, Ratusan Warga Diungsikan

“Semuanya di Cianjur wilayah Selatan yang memang menjadi daerah rawan bencana,” katanya.

Bencana banjir di Kecamatan Cidaun terdapat di sebanyak 5 wilayah yang terdampak masing-masing Desa Cidamar, Kertajadi, Cimaragang, Karangwangi, dan Gelar Pawitan.

Desa yang sulit di akses diantaranya di Kampung Jogjogan, Desa Cidamar. Terdapat tiga rumah warga hanyut terbawa banjir dan ruas jalan tertimbun tanah longsor.

Baca Juga: Jembatan Terbelah Dua di Cianjur, Dua Desa Terisolir

“Sebanyak 28 kepala keluarga atau 86 jiwa terdiri dari laki-laki sebanyak 39 laki-laki dan 47 perempuan,” tandasnya.

Sebelumnya, Ratusan warga di dua kampung di Kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur, terpaksa diungsikan ke tempat aman setelah banjir merendam pemukiman, Sabtu malam 5 Nopember 2022.

Dua kampung yang terendam banjir yakni kampung Jogjogan dan Babakan, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun itu juga menyebabkan satu unit rumah dan satu unit sepeda motor milik warga hanyut.

Baca Juga: Sungai Meluap, Belasan Rumah di Bandung Barat Terendam Banjir

Atin (40) warga terdampak banjir mengatakan, belum bisa dipastikan jumlahnya tapi dipastikan puluhan kepala keluarga dibawa ke lokasi yang lebih aman.

“Kalau satu keluarga rata-rata 3 orang, diperkirakan ratusan warga terdiri orangtua, orang dewasa dan anak-anak terpaksa mengungsi,” tutur Atin pada wartawan saat dihubungi melalui telepon, Minggu 6 Nopember 2022.

Halaman:

Editor: Dina Miladina Dewimulyani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X