Pembantaian Kucing Tak Manusiawi, Wagub Jabar: Jangan Sampai Terulang

- Jumat, 7 Oktober 2022 | 14:18 WIB
Wakill Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum (Ayobandung.com/Rahmat Kurniawan)
Wakill Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum (Ayobandung.com/Rahmat Kurniawan)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum, mengatakan bahwa aksi pembantaian kucing merupakan perilaku tak manusiawi. Dia menekankan agar perilaku serupa tidak terulang lagi di Jawa Barat.

Wagub Jabar yang kerap disapa Pak Uu itu meminta masyarakat untuk terus meningkatkan rasa empati terhadap binatang-binatang peliharan. Apalagi, dalam perspektif islam, hewan kucing merupakan salah satu hewan kesayangan nabi.

"Aapun kegiatan masyarakat yang tidak manusiawi menurut kami adalah tidak baik apapun jangan sampai terulang kembali pembantain seperti itu," kata Wagub Jabar di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat 7 Oktober 2022.

Baca Juga: Ahli Linguistik Forensik Sebut Konten Doni Salmanan Bernada Mengajak dan Menyebar Berita Bohong

Pak Uu mengungkapkan, kucing merupakan hewan peliharan memiliki keistimewaan bagi pecinta hewan. Sehingga, Pak Uu menilai wajar ada atensi lebih dari aksi pembantain kucing yan dilakukan di pasar Indihiang dan pasar Cikurubuk Tasikmalaya tersebut.

"Tetapi yang namanya manusia ada kekhilafan dan ada pula kealpaan," jelasnya.

Tak hanya itu, kucing juga memiliki sejumlah manfaat bagi pemilik maupun lingkungan. Sehingga, setiap kejahatan terhadap kucing akan memantik reaksi khusunya dari pecinta hewan.

Pak Gubernur bilang kucing itu banyak manfaat mendeteksi gempa, mendetekti orang sakit, kucing juga hewan yang ada dalam tarikh, tandasnya.

Baca Juga: Apakah Makanan yang Dicium Kucing Menjadi Haram? Begini Penjelasan Buya Yahya

Halaman:

Editor: Jinan Vania Barizky

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Buru Pelaku Begal Todongkan Beceng di Cimahi

Kamis, 1 Desember 2022 | 15:38 WIB
X