Kisah Honorer Satpol PP KBB: Pengabdian 15 Tahun, Digaji Rendah dan Berakhir Dirumahkan

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 18:33 WIB
Yedi Suganda (50) bersama ratusan anggota Satpol PP Kabupaten Bandung Barat (KBB) membagikan bunga kepada pengendara sebagai bentuk  (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Yedi Suganda (50) bersama ratusan anggota Satpol PP Kabupaten Bandung Barat (KBB) membagikan bunga kepada pengendara sebagai bentuk (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Yedi Suganda (50) bersama ratusan anggota Satpol PP Kabupaten Bandung Barat (KBB) membagikan bunga kepada pengendara di sekitar kompleks Pemda KBB, Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah, pada Kamis 6 Oktober 2022.

Aksi itu dilakukan sebagai bentuk "protes damai" atas kebijakan pemerintah daerah yang merumahkan 115 anggota Satpol PP berstatus honorer, termasuk dirinya.

"Saya minta doanya bu, kemarin tanggal 30 September 2022, kami resmi tak bekerja lagi di Satpol PP. Mudah-mudahan doa ibu membantu kami mendapat solusi yang terbaik," kata Yedi sambil memberikan setangkai mawar putih.

Baca Juga: Ratusan Satpol PP KBB yang Dirumahkan Gelar Aksi Bagi-bagi Bunga

Berbagai upaya telah dilakukan Yedi bersama ratusan anggota Satpol PP untuk memperjuangkan nasibnya sebagai pegawai honorer agar tak jadi dirumahkan.

Mulai dari bertemu angota dewan, audiensi dengan kepala Satpol PP, hingga mengirim surat kepada Bupati. Namun, hasilnya tetap sama, mereka tak bisa lagi bekerja mulai 1 Oktober 2022.

 "Saya sangat terpukul, selama 15 tahun mengabdi untuk Pemda KBB, dari gaji Rp150 ribu per bulan, cairnya tiga bulan sekali, sekarang tiba-tiba harus berhenti," paparnya.

"Pengabdian belasan tahun tidak ada penghargaan. Pesangon tidak ada, ucapan terimakasih saja tidak ada," tambah Yedi.

Baca Juga: 115 Anggota Satpol PP KBB yang Dirumahkan Terus Berjuang: Tetap Kerja Meski Tak Diakui

Halaman:

Editor: Ekarista Rahmawati Putri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dua Rumah di Bandung Barat Rusak Akibat Gempa Cianjur

Senin, 21 November 2022 | 15:56 WIB
X