Harga Kedelai Naik, Penghasilan Tukang Tahu-Tempe di Cimahi Jeblok

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 16:46 WIB
Harga Kedelai Naik, Penghasilan Tukang Tahu-Tempe di Cimahi Jeblok (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Harga Kedelai Naik, Penghasilan Tukang Tahu-Tempe di Cimahi Jeblok (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Harga kedelai naik berdampak pada penghasilan pedagang tahu-tempe di pasar Kota Cimahi. Pasalnya, modal yang dikeluarkan selisih tipis dengan keuntungan yang diraup.

Dani (45), salah seorang pedagang tahu dan tempe di Pasar Atas Baru, Kota Cimahi menjelaskan harga kedelai naik membuat penghasilan jeblok hingga 30 persen. Hal itu lantaran adanya peningkatan modal yang mesti dikeluarkan. Sementara barang yang dibeli tak pernah meningkat.

"Kalau harga kedelai naik, omzet justru turun sekitar 30 persen. Biasanya saya dapat Rp 1,5 juta per hari, sekarang dapat Rp 1,2 juta," terang Dani, Kamis 6 Oktober 2022.

Baca Juga: Pendaftaran Panwascam di Cimahi Diperpanjang Karena Keterwakilan Perempuan Kurang

Harga Kedelai Naik, Penghasilan Tukang Tahu-Tempe di Cimahi Jeblok (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

Untuk menutupi hal itu, Dani terpaksa memilih opsi kenaikan harga barang. Tahu yang biasanya dijual Rp 7.000 per bungkus kini naik menjadi Rp 7.500 per bungkus. Sementara tempe yang sebelumnya dijual Rp 7.000 per batang, kini harganya naik menjadi Rp 7.500-8.000 per batang.

"Naiknya rata-rata Rp 500-1.000, baru seminggu terakhir ini sejak harga kedelai juga naik," jelas Dani.

Ia mengatakan, kenaikan harga tahu dan tempe itu sudah terjadi sejak dari produsen sehingga para pedagang seperti dirinya tak punya pilihan lain selain ikut menyesuaikan harga.

Baca Juga: Banjir Terjang Kota Cimahi, Arus Lalu Lintas Macet

Halaman:

Editor: Jinan Vania Barizky

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polisi Buru Pelaku Begal Todongkan Beceng di Cimahi

Kamis, 1 Desember 2022 | 15:38 WIB
X