Marak Kasus Kekerasan Anak, DPRD: Jabar Satu-satunya Provinsi di Pulau Jawa yang Tak Layak Anak, Malu!

- Senin, 3 Oktober 2022 | 14:00 WIB
Aksi Bullying. (Ilustrasi)
Aksi Bullying. (Ilustrasi)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM - - Kasus kekerasan fisik maupun seksual terhadap anak makin marak di Jawa Barat (Jabar). Meski memprihatinkan, tapi hal itu dinilai masuk akal karena Jabar satu-satunya Provinsi di pulau Jawa yang tak meraih predikat layak anak.

Anggota Komisi 5 DPRD Jawa Barat, Siti Muntamah Oded mengatakan bahwa pemerintah provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) tak masuk dalam jajaran provinsi layak anak apalagi provinsi pelopor layak anak di pulau Jawa layaknya Provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

"Saya kasi tahu, selama Gubernur Ridwan Kamil itu sudah dua kali Jabar absen dari Provinsi layak anak, era urang teh (malu kita)," kata Siti saat dihubungi, Senin 3 Oktober 2022.

Baca Juga: Aksi Kekerasan Anak Marak di Jabar, Ridwan Kamil: Guru Jangan Hanya Ngajar Pelajaran

Siti mengungkapkan, pihaknya sebagai legislator kerap mengingat Pemprov Jabar terkait kondisi pemenuhan hak anak di Jawa Barat. Menurutnya, kondisi pemenuhan hak anak di Jawa Barat dalam kondisi memprihatinkan dan menjadi citra negatif bagi Jawa Barat.

"Sudah Saya peringatkan setiap rapat, di pulau Jawa Provinsi yang tidak layak anak itu Jabar era urang teh (malu kita) kalau datang studi banding, tapi ko seperti tidak ada kesedihan dari Pemprov, Saya waktu di kota bandung tingkatnya pratama saja sudah malu harus utama," ungkapnya.

Siti menjelaskanPemprov Jabar memiliki regulasi perlindungan khusus anak berupa Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2021. Perda tersebut seharusnya bisa menjadi dasar untuk menekan aksi kekerasan terhadap anak.

"Perda pencegahan dan perlindungan anak sudah ada khususnya tentang penyelenggaraan terhadap anak, Kita sudah punya itu, tinggal diimplementasikan, lalu politic will pemprov jabar harus kuat," tegasnya.

Baca Juga: DP3AKB Dampingi Anak Disabilitas Korban Perundungan di Kabupaten Cirebon

Halaman:

Editor: Jinan Vania Barizky

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X