Kekerasan Seksual Terhadap Anak hingga Pencabulan Sesama Jenis Bikin Heboh Jawa Barat, Ini Catatan DP3AKB

- Kamis, 29 September 2022 | 19:16 WIB
Ilustrasi Tindak  Kekerasan Seksual Pada Perempuan. (Flickr/Marco Verch Professional Photographer)
Ilustrasi Tindak Kekerasan Seksual Pada Perempuan. (Flickr/Marco Verch Professional Photographer)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Aksi kekerasan seksual terhadap anak bikin heboh Jawa Barat. Bahkan kekerasan seksual berupa aksi pencabulan anak di bawah umur dengan status sesama jenis muncul di Kota Bandung.

Di Ceribon, aksi kekerasan seksual dilakukan oleh oknum polisi terhadap anak sambungnya. Bahkan kekerasan seksual dialami sang anak berkali-kali.

Di Sukabumi, tercatat ada 121 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak mulai dari penganiayaan, pemerkosa, perbuatan cabul, hingga perdagangan orang.

Baca Juga: Aksi Pencabulan Sesama Jenis Anak Di Bawah Umur Terdorong Hasrat, Sempat Ancam Korban Pakai Sajam

Di Bogor, ditemukan aksi penjualan bayi berkedok adopsi dari sebuah yayasan.

Dalam catatan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat, ada 420 kasus kekerasan pada perempuan dan anak. Angka itu merupakan catatan dari periode Januari hingga Agustus 2022.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) DP3AKB Provinsi Jawa Barat, Anjar Yusdinar belum melakukan pemilahan terhadap jenis kekerasan perempuan maupun anak.

"Karena pengaduannya itu beda-beda, jadi kita tampung dulu karena semua bentuk kekerasan baik fisik, psikis, seksual, termasuk penelantaran anak, atau perdagangan orang itu juga termasuk bentuk kekerasan," kata Anjar saat dihubungi, Kamis 29 September 2022.

Baca Juga: Ada Dugaan Pencabulan Sesama Jenis Di Kota Bandung, Orang Tua Diminta Waspadai Anak SD jadi Korban Murid SMP

Halaman:

Editor: Mutiara Rizka Maulina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cek Saldo BPJS Ketenagakerjaan via HP? Ini Caranya

Selasa, 29 November 2022 | 08:24 WIB

Menjajal Kedai Dimsum Bergaya Vintage Hongkong

Senin, 28 November 2022 | 21:31 WIB

UMP Jabar Naik 7,88 Persen, Bagaimana Nasib UMK?

Senin, 28 November 2022 | 19:46 WIB
X