Derita Nelayan di Perairan Waduk Saguling KBB Setelah BBM Naik

- Jumat, 23 September 2022 | 15:13 WIB
Derita Nelayan di Perairan Waduk Saguling KBB Setelah BBM Naik (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Derita Nelayan di Perairan Waduk Saguling KBB Setelah BBM Naik (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- "BBM naik, pakan naik, tapi harga ikan tetap segitu pak," kata Mamat (60), seorang nelayan diperairan Waduk Saguling, blok Sayuran, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat 3 September 2022.

Hari itu, Mamat baru saja memanen 3 kwintal ikan nila dari kolam jaring apung miliknya. Ia menjual dengan harga Rp18.500 per kilogram kepada pengepul. Meski jauh dari ongkos produksi yang dikeluarkan, ia tetap melepas hasil panennya untuk menutup kebutuhan sehari-hari.

"Daek teu daek kapksa diical. Kanggo mayangkeun hirup," keluh Mamat.

Baca Juga: 7 Fakta Suku Sentinel Kepulauan Andaman, Selamat dari Tsunami 2004?

Kondisi yang dialami Mamat menjadi gambaran umum nasib nelayan di perairan Waduk Saguling. Mereka dihadapkan pada fenomena kenaikan ongkos produksi tambak ikan jaring apung imbas kenaikan BBM. Di sisi lain harga jual ikan dari nelayan tetap rendah.

Diketahui, pemerintah telah memutuskan menaikkan BBM. Untuk jenis Pertalite naik dari Rp7.650 per liter menjadi Rp 10.000 per liter. Kemudian Solar subsidi dari Rp 5.150 per liter menjadi 6.800 per liter. Selain itu, harga BBM nonton subsidi jenis Pertamax juga naik dari Rp 12.500 menjadi 14.500 per liter.

Derita Nelayan di Perairan Waduk Saguling KBB Setelah BBM Naik (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

"Kenaikan harga BBM ini bukan saja membuat ongkos transportasi naik. Tapi juga pakan ikan. Saat ini pakan sudah mencapai 10.500 per kilogram. Belum ongkos, jadi 15.000 per kilogram. Sementara kebutuhan kita 70 karung per bulan. Otomatis biaya produksi makin membengkak," jalas Mamat.

Untuk menutupi ongkos produksi itu, idealnya pemerintah bisa mengendalikan harga ikan dari nelayan. Minimalnya memberlakukan standar harga Rp24 ribu per kilogram untuk ikan mas dan Rp22 ribu pwr kilogram untuk ikan nila.

Halaman:

Editor: Jinan Vania Barizky

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemprov Jabar Dorong Petani Kopi Ekspor Tanpa Perantara

Jumat, 23 September 2022 | 19:07 WIB
X