Ini yang Menyebabkan Harga Sayuran di Tingkat Petani Anjlok

- Rabu, 21 September 2022 | 16:24 WIB
Pedagang menjajakan bawang | Harga sayuran di tingkat petani mengalami penurunan signifikan. Hal ini disebabkan oleh suplai yang melimpah.    (Ayobandung.com/Magang Foto/Muhammad Farhan Al Rachman)
Pedagang menjajakan bawang | Harga sayuran di tingkat petani mengalami penurunan signifikan. Hal ini disebabkan oleh suplai yang melimpah. (Ayobandung.com/Magang Foto/Muhammad Farhan Al Rachman)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Harga sayuran di tingkat petani mengalami penurunan signifikan. Hal ini disebabkan oleh suplai yang melimpah.

Anjloknya harga sayuran di tingkat petani, membuat para petani merugi cukup besar.

Bahkan di Rancabali, Kabupaten Bandung petani melampiaskan kekesalannya karena harga sayuran anjlok dengan cara merusak tanamannya dibanding menjual kepada bandar.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Tisna Umaran mengatakan, anjloknya harga sayuran di tingkat petani dikarenakan kapasitas produksi yang tidak terjaga.

Baca Juga: Prospek Tanaman Karnivora yang Beromzet Jutaan Rupiah

"Kemarin itu kan kemarau basah, jadi produksinya melimpah," ujar Tisna, Rabu, 21 September 2022.

Seseuai hukum ekonomi, ketersediaan barang yang melebihi kebutuhan akan mempengaruhi harga.

Di samping itu, terjadi juga rantai distribusi panjang yang membuat harga di tingkat petani jauh dibanding harga di tingkat konsumen.

Baca Juga: Sahrul Gunawan Singgung Sekda dan Istri Bupati yang Tidak Koordinasi Selesaikan Stunting

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hore, UMK Kabupaten Bandung 2023 Naik 10 Persen

Kamis, 1 Desember 2022 | 17:27 WIB

Musim Hujan, Kabupaten Bandung Siaga Darurat Bencana

Senin, 28 November 2022 | 17:59 WIB

Bupati Bandung Klaim Tidak Ada PHK Massal Selama 2022

Kamis, 17 November 2022 | 17:10 WIB

19,5 Ton Kopi Kabupaten Bandung Diekspor Ke Prancis

Kamis, 17 November 2022 | 16:33 WIB

Susun IKP, Bawaslu Sebut Hasil Merah Bukan Aib

Senin, 14 November 2022 | 20:42 WIB
X