Selain Antrian Mengular, Warga Keluhkan Pertalite Menjadi Lebih Boros Pasca Kenaikan BBM

- Rabu, 21 September 2022 | 12:43 WIB
Warga keluhkan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite menjadi lebih boros pasca kenaikan harga dan antrian mengular (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Warga keluhkan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite menjadi lebih boros pasca kenaikan harga dan antrian mengular (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Warga keluhkan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite menjadi lebih boros pasca kenaikan harga. Pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar pada awal September 2022 lalu.

Berdasarkan pantauan Ayobandung.com dalam sepekan terakhir, antrian di SPBU untuk pembeli BBM jenis Pertalite selalu mengular.

Bahkan, di SPBU Jalan Ahmad Yani dekat Sipur antrian tak jarang mengular hingga ke jalan dan membuat lalu lintas tersendat.

Baca Juga: Ribuan Ojol Geruduk Gedung Sate terkait BBM, Ini Tuntutannya

Keluhan itu dirasakan oleh Zaldi (25), warga Kota Bandung yang berprofesi sebagai ojek online mengaku semenjak harga Pertalite naik dari Rp7.650 menjadi Rp10.000 per liter,
antrian di SPBU untuk membeli BBM selalu mengular hingga memakan waktu cukup lama untuk mendapatkan giliran.

"Semenjak BBM naik, tiap mau ngisi bensin khususnya jenis Pertalite pasti selalu antri. Memang pas belum naik juga ada antrian, tapi sekarang antriannya itu makin panjang bisa sampe 15 menit sekali antri," ujarnya saat ditemui di salah satu SPBU kawasan Bandung Timur, Rabu, 21 September 2022.

Tak hanya antrian yang mengular, kata Zaldi, konsumsi BBM jenis Pertalite menurutnya saat ini menjadi lebih cepat habis atau boros. Kata dia, dengan jumlah liter BBM yang sama dibanding sebelum naik harga, kini jarak yang bisa ditempuh berkurang.

Baca Juga: Ternyata, BLT BBM dan BSU Berbeda? Begini Kata Menkeu Sri Mulyani Lengkap Cara Cek dan Syarat Penerimanya

"Kerasa jadi lebih boros emang Pertalite itu semenjak harganya naik, bukan masalah harganya saja. Dulu kalau beli 3 liter biasanya cukup buat 10 trip dengan rata-rata jarak 3-4 kilo per trip. Sekarang mah paling 6-7 trip udah habis lagi bensinnya," jelasnya.

Halaman:

Editor: Dina Miladina Dewimulyani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X