Prospek Tanaman Karnivora yang Beromzet Jutaan Rupiah

- Selasa, 20 September 2022 | 16:54 WIB
Penguicula, Venus Flytrap, juga kantung semar, merupakan tanaman unik dan cukup langka di Indonesia. Tanaman tersebut bersifat karnivora. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)
Penguicula, Venus Flytrap, juga kantung semar, merupakan tanaman unik dan cukup langka di Indonesia. Tanaman tersebut bersifat karnivora. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

DAEYEUHKOLOT, AYOBANDUNG.COM -- Pinguicula, Venus flytrap, juga Kantung Semar, merupakan tanaman unik dan cukup langka di Indonesia. Tanaman tersebut bersifat karnivora yang memiliki nilai ekomoni cukup tinggi.

Tanaman tersebut dikatakan karnivora karena memakan makhluk hidup terutama serangga sebagai sumber nutrisinya. Dengan keunikan tersebut, tanaman karnivora memiliki nilai jual tinggi.

Khoerul Anwar, salah seorang pebudidaya tanaman karnivora mengatakan, untuk satu tanaman harga yang dipatok berkisar Rp30.000 sampai Rp800.000 tergantung jenis dan ukurannya.

"Harganya memang lumayan mahal. Karena sebagian besar didatangkan dari luar negeri," ujar Khoerul, ketika ditemui di kediamannya di Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Selasa, 20 September 2022.

Baca Juga: Mengapa Kasus Budidaya Tanaman Ganja Banyak Ditemukan di Lembang Bandung Barat?

Dari sejumlah koleksi tanaman karnivora yang dibudidayakannya, Khoerul mengatakan hanya Kantung Semar yang asli Indonesia, sisanya berasal dari luar negeri.

"Makanya diperlukan proses adaptasi dulu sebelum dijual," ujarnya.

Adaptasi tersebut harus dilakukan, karena negara asal tanaman karnivora seperti Venus flytrap merupakan daerah dengan 4 musim. Sementara Indonesia hanya memiliki 2 musim dan sinar matahari yang lebih sedikit.

Baca Juga: Kerajinan Tangan Botani, Trend Baru Pelihara Tanaman Hias

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Musim Hujan, Kabupaten Bandung Siaga Darurat Bencana

Senin, 28 November 2022 | 17:59 WIB

Bupati Bandung Klaim Tidak Ada PHK Massal Selama 2022

Kamis, 17 November 2022 | 17:10 WIB

19,5 Ton Kopi Kabupaten Bandung Diekspor Ke Prancis

Kamis, 17 November 2022 | 16:33 WIB

Susun IKP, Bawaslu Sebut Hasil Merah Bukan Aib

Senin, 14 November 2022 | 20:42 WIB
X