Akselerasi Transisi Kendaraan Listrik, Ridwan Kamil Minta BUMD MUJ Akselerasi Pembangunan Insfratruktur

- Selasa, 20 September 2022 | 09:49 WIB
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menargetkan Jawa Barat menjadi percontohan dalam transisi kendaraan konvensional ke listrik (Ayobandung.com/Rahmat Kurniawan)
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menargetkan Jawa Barat menjadi percontohan dalam transisi kendaraan konvensional ke listrik (Ayobandung.com/Rahmat Kurniawan)

BATUNUNGGAL, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menargetkan Jawa Barat menjadi percontohan dalam transisi kendaraan konvensional ke listrik. Di tahun 2023, setidaknya sebanyak 26 perangkat daerah akan diberikan kendaraan listrik sebagai kendaraan operasional.

Tak hanya itu, Ridwan Kamil juga telah mengimbau kepada seluruh kepada daerah di Jawa untuk mulai menggunakan kendaraan listrik.

"Nah tahun 2023, jika ada pembelian kendaraan-kendaraan dipastikan sudah mulai transisi ke mobil listrik dan memang sudah Saya kirimkan surat-surat kepada dinas-dinas, daerah-daerah untuk itu," kata Ridwan Kamil usai peresmian Kantor baru Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Migas Utama Jabar (MUJ), Jalan Jakarta, Kota Bandung, Senin 20 September 2022 malam.

Baca Juga: Rentenir Garut Robohkan Rumah Warga karena Utang, Ridwan Kamil Sarankan bjb Mesra

Ridwan Kamil mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2019 tentang Rencana Umum Energi Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2018-2050. Dalam perda tersebut, Pemprov Jabar salah satu hal yang dibahas adalah skema peralihan kendaraan konvensional ke listrik secara berkala.

Sehingga, Ridwan Kamil mendukung penuh dengan adanya Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022 tentang penggunaan kendaraan bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai Kendaraan Dinas Operasional dan/atau Kendaraan Perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

"Jabar itu provinsi yang punya Perda terkait rencana umum energi daerah. Dalam hitungan sekian tahun harus ada energi campuran atau transisi, minimal 25 persen populasi mobil itu harus sudah listrik," ungkapnya.

"Inpres ini memperkuat apa yang sudah dirintis Jabar. Jadi intinya Saya mendukung tapi tidak ada hubungan dengan kenaikan BBM ya, karena kita sudah ada Perda yang sebelumnya," imbuhnya.

Baca Juga: Soal Keindahan Kota Bandung, Istri Ridwan Kamil: Turun Banget!

Halaman:

Editor: Dina Miladina Dewimulyani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X