2 Tahun Rusak Diterjang Longsor, Jalan Kolmas KBB Akan Diperbaiki Tahun 2023

- Jumat, 16 September 2022 | 15:09 WIB
 ilustrasi kemacetan imbas rekayasa buka tutup di Jalan Kolonel Masturi (Kolmas) tepatnya di depan Destinasi Curug Pelangi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
ilustrasi kemacetan imbas rekayasa buka tutup di Jalan Kolonel Masturi (Kolmas) tepatnya di depan Destinasi Curug Pelangi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Kerusakan badan Jalan Kolonel Masturi (Kolmas) tepatnya di depan Destinasi Curug Pelangi, Desa Kertawangi, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), akibat diterjang longsor dua tahun silam akhirnya akan direnovasi.

Aset jalan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat itu rencanya akan diperlebar menjadi 12 meter ke bagian samping menggunakan lahan warga. Separuh Jalan Kolmas ambrol tergerus longsor sehingga tak memungkinkan lagi memakai jalur awal. Apalagi titik kerusakan jalan tetap berada di pinggir jurang.

"Kemarin kita sudah dapat pemberitahuan dari Pemprov Jabar untuk Jalan Kolmas nanti diperlebar ke samping menjadi 12 meter. Perbaikan ini rencanya dieksekusi 2023," kata Kepala DPUTR KBB Adang Rahmat Safaat, Jumat 16 September 2022.

Baca Juga: Masuk Musim Hujan, 11 Wilayah Bandung Barat Rawan Bencana Longsor dan Banjir

Adang menerangkan, eksekusi renovasi Jalan Kolmas dilakukan tahun 2023 karena pada tahun ini Pemprov Jabar lebih fokus menyelesaikan pembebasan lahan yang bakal dipakai badan jalan. Ke depan, tak cuma badan jalan yang bakal diperbaiki, pedestrian dan drainase di wilayah Bandung Utara akan ikut ditata sebagai langkah pembenahan Kota Wisata Lembang.

"Di tahun yang sama Pemprov juga akan lakukan pelebaran jalan, penataan pedistrian dan drainase dari Lembang sampai di Jalan kolmas. Alhamdulillah kemarin sudah dibebaskan untuk pelebaran jalan," terang Adang.

Diketahui, tak kunjung diperbaikinya Jalan Kolmas mengakibatkan jalur itu mesti diterapkan rekayasa arus lalu lintas berupa buka tutup jalur karena hanya bisa dilalui satu kendaraan roda empat.

Baca Juga: Bandung Selalu Hujan, Masyarakat Diimbau Waspadai Banjir dan Longsor

Langkah buka tutup jalur ini dilakukan warga sejak peristiwa longsor yang memakan bahu jalan, pada Sabtu 26 Desember 2020 lalu.

Halaman:

Editor: Dina Miladina Dewimulyani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X