Kasus Covid-19 di Kota Bandung Menurun, Vaksinasi Booster Terus Berjalan

- Kamis, 15 September 2022 | 12:30 WIB
Penyebaran kasus Covid-19 di Kota Bandung terus menurun, Satgas Covid-19 akan terus jalankan vaksinasi booster (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Penyebaran kasus Covid-19 di Kota Bandung terus menurun, Satgas Covid-19 akan terus jalankan vaksinasi booster (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Penyebaran kasus Covid-19 di Kota Bandung terus menurun. Berdasarkan data pusat informasi Covid-19 Kota Bandung, per hari Rabu, 14 September 2022 tercatat tinggal 675 kasus.

"Alhamdulillah BOR kita 15 persen, positivity rate di bawah 5 persen tepatnya 4,58 persen. Mudah-mudahan terus menurun," ujar Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Bandung Asep Saeful Gufron di Balai Kota Bandung, Kamis, 15 September 2022.

Baca Juga: Covid-19 dan Cacar Monyet Belum Selesai Kini Muncul Flu Tomat, Virus Apakah Itu?

Meski positivity rate sempat meningkat, Asep mengungkapkan, saat ini positivity rate sudah menurun melewati batas WHO di angka 5 persen. Maka, pihaknya saat ini tengah menggencarkan vaksinasi booster tahap ke satu dan kedua.

"Vaksinasi booster tahap ke satu hampir menembus 50 persen sedangkan booster tahap kedua untuk nakes sudah melebihi target 30 persen yaitu 39,29 persen," jelasnya.

Baca Juga: Kabar Baik! WHO Umumkan Pandemi Akan Segera Berakhir, Sudah di Depan Mata?

Percepatan vaksinasi tersebut, kata Asep, sempat terhambat dengan habisnya stok vaksin. Juga, jadwal Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) pada Agustus lalu sempat menghambat progres vaksinasi di Kota Bandung akibat tenaga vaksinator membantu proses BIAN.

"Memang kemarin sempat terhambat karena stok vaksin habis, tapi sekarang booster tahap satu sudah normal kembali. Maka sekarang lagi percepatan lagi," lanjutnya.

Baca Juga: Ciri-ciri Cacar Monyet Hampir sama dengan Covid-19? Ini Pencegahan yang Bisa Dilakukan!

Terkait relaksasi, Asep menjelaskan belum ada perubahan terbaru, masih tetap mengacu pada Inmendagri terbaru. Meski ia menegaskan

"Relaksasi masih mengacu pada Perwal dan Inmendagri yang berlaku. Juga masyarakat tetap menerapkan prokes dalam beraktivitas, dan patuhi aturan yang berlaku agar kasus Covid-19 di Kota Bandung semakin menurun," tandasnya.

Editor: Dina Miladina Dewimulyani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X