Bupati Bandung Pastikan Seluruh Stake Holder Ikut Intervensi Kembangkan Desa Wisata

- Selasa, 13 September 2022 | 15:34 WIB
Wisatawan mengunjungi Kawah Rengganis, Rancabali, Kabupaten Bandung | Bupati Bandung Dadang Supriatna memastikan seluruh stake holder akan memberikan intervensi anggaran untuk mengembangkan desa wisata. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Wisatawan mengunjungi Kawah Rengganis, Rancabali, Kabupaten Bandung | Bupati Bandung Dadang Supriatna memastikan seluruh stake holder akan memberikan intervensi anggaran untuk mengembangkan desa wisata. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Bupati Bandung, Dadang Supriatna, memastikan seluruh stake holder akan memberikan intervensi anggaran untuk mengembangkan desa wisata.

Dadang mengatakan, pada tahun ini pihaknya menargetkan ada 100 desa wisata di Kabupaten Bandung, namun baru ada 50 yang telah mengajukan proposal.

"50 calon desa wisata ini berdasarkan usulan dari bawah sesuai dengan potensi masing-masing dan diverifikasi. Jadi bukan asal-asalan," ujar Dadang selepas penandatanganan kerja sama dengan 11 perguruan tinggi se Bandung Raya untuk pendampingan desa wisata, Selasa 13 September 2022.

Sejak 2011 di Kabupaten Bandung telah ada 11 desa wisata yang ditetapkan. Namun pengembangan pariwisata di 11 desa tersebut tidak terlalu bagus.

Baca Juga: Gagal Jadi TOD Kereta Cepat, Kawasan Walini KBB Akan Jadi Tempat Wisata

Dengan pelajaran tersebut, Dadang mengatakan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan dan pendampingan, potensi pariwisata yang ada di desa wisata bisa berkembang, sehingga masyarakat mendapatkan hasilnya yakni peningkatan ekonomi.

"Harus ada pengembangan dan pengawasan serta pembinaan. Pendampingan juga akan dilakukan, bukan hanya oleh Disbudpar, tetapi dinas terkait," katanya.

Bahkan dinas terkait akan memberikan intervensi anggaran, seperti Dinas PUTR yang harus mengambangkan infrastruktur jalan untuk kemudahan akses.

"Tidak ada egosktoral, semua harus beriringan. Saya optimis OPD ini sudah kompak, saya yakin di masa yang akan datang itu tidak akan terjadi lagi, karena dengan saling mendorong eksistensi ini betul-betul nyata apa adanya. Desa juga bisa menggunakan APBDes untuk pengembangan wisata di desanya," tutupnya. [*]

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Bandung Klaim Tidak Ada PHK Massal Selama 2022

Kamis, 17 November 2022 | 17:10 WIB

19,5 Ton Kopi Kabupaten Bandung Diekspor Ke Prancis

Kamis, 17 November 2022 | 16:33 WIB

Susun IKP, Bawaslu Sebut Hasil Merah Bukan Aib

Senin, 14 November 2022 | 20:42 WIB

Polisi Kejar Begal Bermodus Jadi Driver Ojol

Rabu, 9 November 2022 | 18:05 WIB
X