Uang Celengan Jutaan Rupiah Milik Warga KBB Raib, Tinggal Sisa Benang Pengaman

- Jumat, 19 Agustus 2022 | 17:15 WIB
Nasib malang menimpa Asep Qurtubi, uang jutaan rupiah miliknya yang disimpan di dalam celengan plastik tiba-tiba raib. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Nasib malang menimpa Asep Qurtubi, uang jutaan rupiah miliknya yang disimpan di dalam celengan plastik tiba-tiba raib. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Nasib malang menimpa Asep Qurtubi (47), warga Kampung Sirnagalih, RT 01 RW 20, Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Uang jutaan rupiah miliknya yang disimpan di dalam celengan plastik tiba-tiba raib.

Asep menjelaskan uang yang hilang di dalam celengan hanya pecahan kertas Rp100 ribu. Sementara duit pecahan koin, masih aman terjaga. Anehnya, uang-uang itu raib tinggal menyisakan benang pengaman yang dipakai bank untuk penanda alat tukar asli.

"Habis semua uang pecahan Rp100 ribu gak tahu ke mana. Tinggal sisa benang pengamannya saja dan uang koin," kata Asep saat ditemui wartawan, Jumat 19 Agustus 2022.

Asep menerangkan dirinya bersama sang istri mulai menabung di dalam celengan plastik sejak bulan April 2022. Ia komitmen hanya memasukan pecahan uang kertas Rp100 ribu dan koin saja.

Dirinya tak menghitung secara datail berapa banyak lembaran duit Rp100 ribu masuk ke dalam celengan itu. Namun, jika melihat benang pengaman uang yang tersisa, jumlahnya ada 20 biji. Artinya, total uang yang lenyap mencapai Rp2 juta.

Baca Juga: Tokoh Masyarakat Girimukti Desak Pemda KBB Lakukan Penghitungan Ulang Pilkades

"Saya gak hitung, tapi yang jelas sudah banyak yang dimasukkan. Kalau tadi hitung benang pengaman uang yang tersisa ada 20 biji. Berarti kalau dikali 100 mencapai Rp 2 juta," terangnya.

Awalnya, Asep tak ingin membongkar uang simpanannya di dalam celengan. Namun, karena ada kebutuhan mendesak untuk pengobatan anak, dirinya terpaksa membuka celengan dengan harapan jadi tambahan biaya.

"Tadinya gak niat buka celengan. Mau ditahan saja sampai banyak. Tapi karena butuh biaya untuk pengobatan anak, jadi terpaksa dibongkar. Pas dilihat uangnya gak ada, tinggal sisa yang receh," papar Asep.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

289 Orang Daftar Anggota Panwascam di Bandung Barat

Jumat, 30 September 2022 | 17:10 WIB

Pemprov Jabar Dorong Petani Kopi Ekspor Tanpa Perantara

Jumat, 23 September 2022 | 19:07 WIB
X