Amankan Kawasan Rawan Banjir di Kota Bandung, DSDABM Kerahkan 250 PHL Jelang Musim Penghujan

- Jumat, 19 Agustus 2022 | 14:09 WIB
Ilustrasi Banjir Kota Bandung (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Ilustrasi Banjir Kota Bandung (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

Meski begitu, diakui Didi, saat pembersihan gorong-gorong dari tumpukan sampah terus dilakukan terutama di titik rawan banjir seperti wilayah Pamulihan sekitar Pasar Induk Gedebage, Cipamokolan, Sukagalih dan Pasteur.

“Jalan terus kalau pembersihan gorong-gorong itu. Tapi kalau pengerukan sungai menggunakan alat berat itu yang belum, akan dimulai minggu depan,” kata Didi.

Didi mengimbau warga tertib membuang sampah pada tempatnya, terutama di daerah Citarip dan Caringin.

Baca Juga: 2 LINK LIVE Streaming Persib Bandung vs PSS Sleman Malam Ini Pukul 20.30 WIB, Klik di Sini!

Dia menilai dua daerah tersebut memiliki budaya penyampahan yang tidak tertib.

“(Di sana) penyampahannya luar biasa, saya harap itu ada perubahan perilaku, sehingga tidak nyampah. Sudah kapasitasnya kecil, ini ditambah lagi beban sampah. Mudah-mudahan lebih lancar (penanganan banjir) kalau tidak ada sampah,” katanya.

Saat disinggung penertiban sungai dalam waktu dekat, dia mengatakan, sungai Maleer sudah harus ditertibkan dan tidak akan mencakup semua bangunan. Sosialisasi pun sudah mulai diterapkan.

Baca Juga: Isu Nathalie Holscher Hamil Lagi, Sule Mau Rujuk, dan Sule Cium Adzam, Cek yang Terjadi Sebenarnya

“Kalau itu sukses penataannya, konsepnya the lost city ya. Jadi kota yang hilang. Bangunannya tidak kita habiskan, ada yang dipertahankan. Jadi dibabat tidak habis,” tuturnya.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPRD Jawa Barat Setujui Propemperda Tahun 2023

Senin, 28 November 2022 | 14:13 WIB

CAF Gravity Indonesia Siap Gelar 'ENDURO WORLD SERIES'

Senin, 28 November 2022 | 10:53 WIB

Adele, Siswi Berprestasi Kelas 5 SD yang Jago Taekwondo

Minggu, 27 November 2022 | 14:10 WIB
X