Viral Video Barang Dagangan PKL Berserakan di Lantai Masjid Agung Usai Penertiban Satpol PP

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 13:32 WIB
Viral video barang dagangan PKL berserakan di lantai Masjid Agung Bandung usai penertiban Satpol PP. (TikTok/alfayaka)
Viral video barang dagangan PKL berserakan di lantai Masjid Agung Bandung usai penertiban Satpol PP. (TikTok/alfayaka)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Viral beredar video barang dagangan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berserakan di Masjid Agung Kota Bandung. Dalam video tersebut tampak 2 orang ibu-ibu mengeluh dagangannya berhamburan di lantai masjid.

Video tersebut diunggah oleh akun @alfayaka di platform media sosial TikTok pada Senin, 15 Agustus 2022. Video tersebut sudah ditonton lebih 10.000 kali semenjak diunggah dan mengundang banyak komentar dari netizen.

Dalam keterangan video tersebut, dijelaskan bahwa kedua ibu yang terlihat sedang memunguti sisa barang dagangan merupakan penjual nasi bungkus. Juga, dijelaskan barang dagangan berhamburan akibat ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).

Baca Juga: Bahar bin Smith Divonis Penjara 6 Bulan 15 Hari, Kasus Penyebaran Berita Bohong

"Sok we kadinya, titah didahar. Keun wae dibarawa ge asal didalahar (Silakan saja dibawa, asal dimakan)," ujar salah seorang pedagang dalam video tersebut sembari memunguti pecahan piring yang berserakan di lantai masjid.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Satpol-PP Kota Bandung Rasdian Setiadi menyebut bahwa pihaknya memang rutin melakukan penertiban PKL setiap Senin. Terkait video yang viral tersebut, dia menyebut bahwa petugas tak akan melakukan penindakan melebihi kewenangannya.

"Petugas tidak akan melakukan tindakan melebihi kewenangannya. Tindakan penertiban adalah jalan terakhir setelah upaya edukasi, imbauan dan peringatan dilakukan itupun dilakukan berulang ulang," ujar Rasdian Setiadi saat dihubungi, Selasa, 16 Agustus 2022.

Baca Juga: Kasus Pencurian Coklat di Alfamart Berakhir Damai, Sikap Diam Mariana Jadi Sorotan

Rasdian menegaskan, kawasan Alun-alun merupakan kawasan zona merah bagi PKL termasuk berjualan di selasar atau trotoar sepanjang Alun-alun. Selain itu, dia juga menyebut bahwa sudah ada perjanjian dengan pedagang bahwa setiap hari Senin dilarang ada aktivitas PKL di kawasan tersebut.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Syukuran HUT TNI ke-77 Digelar di Stadion Siliwangi

Kamis, 6 Oktober 2022 | 18:48 WIB

Sepeda Listrik Ramah Lingkungan Hadir di ITB

Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:51 WIB
X