Mengabdi Setengah Abad, Guru Honorer Hadjarudin Sufianan Dapat Penghargaan dari PGRI Jabar

- Senin, 15 Agustus 2022 | 15:33 WIB
PGRI Jawa Barat memberikan penghargaan kepada Hadjarudin Sufianan, guru honorer asal Kabupaten Bandung Barat (KBB). (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
PGRI Jawa Barat memberikan penghargaan kepada Hadjarudin Sufianan, guru honorer asal Kabupaten Bandung Barat (KBB). (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Barat memberikan penghargaan kepada Hadjarudin Sufianan (75), guru honorer asal Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Hadjarudin dinilai sangat peduli di dunia pendidikan karena telah mengabdi setengah abad mengajar di SD Negeri Babakan Sirna, KBB yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Cianjur.

Menurut Ketua Pengurus Besar PGRI, Unifah Rosidi, penghargaan itu pantas diberikan kepada Hadjarudin yang telah berjuang mendidik anak-anak di KBB meski harus menempuh jarak sekitar 5 kilometer berjalan kaki menuju sekolah. Perjuangan itu, lanjutnya, menjadi sebuah fakta terkait kondisi guru honorer di Indonesia.

"Itu fakta bahwa guru honorer sampai masa pensiun itu masih dimana-mana, mereka mendedikasikan dirinya, kalau tidak ada kebaikan dari para guru ini, enggak kebayang anak-anak kita tidak mendapat layanan pendidikan. Jadi saya respect dan hormat kepada beliau," kata Unifah usai pembukaan Konferensi Kerja III PGRI Jabar di Hotel Horison, Kota Bandung, Senin, 15 Agustus 2022.

Sementara itu Ketua PGRI Jabar, Ade Amar menuturkan, penghargaan tersebut sebagai upaya pihaknya mengparesiasi perjuangan Hadjarudin.

Pasalnya, PGRI tak bisa mendorong Hadjarudin untuk menjasi ASN atau pun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) karena sudah melewati batas usia.

Baca Juga: Disdik Jabar Usulkan Hadjarudin Jadi Tokoh Pendidikan, Guru Honorer yang Puluhan Tahun Mengabdi

"Kami berikan apresiasi, yang pertama berbentuk penghargaan. Yang kedua ada lah rejeki untuk beliau. Apresiasi ini diberikan karena beliau sudah mengabdi luar biasa selama 50 tahun menjadi guru honorer. Dan ujungnya tidak bisa menjadi pegawai ASN termasuk PPPK karena sudah 75 tahun," kata Dede Amar.

Penghargaan tersebut pun disambut baik oleh Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Dedi Supandi, yang dinilai layak untuk mendapatkannya. Dedi pun berharap banyak yang peduli terhadap Hadjarudin atas kepeduliannya memajukan anak bangsa.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

17 Rumah di Parongpong KBB Terendam Banjir Bandang

Rabu, 5 Oktober 2022 | 15:58 WIB

289 Orang Daftar Anggota Panwascam di Bandung Barat

Jumat, 30 September 2022 | 17:10 WIB
X