Puluhan Anggota KPJ Geruduk Balai Kota Bandung, Tuntut Hal ini Jelang Hari Kemerdekaan

- Senin, 15 Agustus 2022 | 15:13 WIB
Puluhan massa aksi dari Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) mendatangi Balai Kota Bandung sekira pukul 13.30 WIB. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Puluhan massa aksi dari Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) mendatangi Balai Kota Bandung sekira pukul 13.30 WIB. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Puluhan massa aksi dari Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) mendatangi Balai Kota Bandung sekira pukul 13.30 WIB. Lengkap dengan alat musik dan sound system, massa menagih janji kemerdekaan terhadap pemerintah antara lain menuntut dipenuhinya hak-hak para penyanyi jalanan yang juga merupakan warga negara di Kota Bandung.

Berdasarkan pantauan Ayobandung.com, puluhan anggota KPJ ini sebelumnya mengadakan aksi serupa di depan Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi No 30. Di sana mereka mendesak DPRD segera menyampaikan tuntutan mereka ke pemerintah mengenai pemenuhan hak-hak mereka sebagai warga negara.

Tak puas dengan aksi tersebut, mereka melanjutkan aksi ke Kantor Wali Kota Bandung di Balai Kota. Di gerbang masuk, mereka ditemui oleh perwakilan Pemkot Bandung yang dilanjutkan dengan audiensi di ruang tengah Balai Kota.

Baca Juga: Pegawai Mogok Kerja, Layanan Kependudukan di Bandung Barat Beku

“Aksi KPJ hari ini adalah aksi moral, intinya kami menagih janji kemerdekaan. Karena, tuntutan kami ini ada dalam amanat Undang-undang, dan itu harus dijalankan oleh Pemerintah Kota Bandung,” kata Ketua KPJ Kota Bandung, Cepi Suhendar di Balai Kota Bandung, Senin, 15 Agustus 2022.

Cepi mengungkapkan, pihaknya melayangkan 3 tuntutan kepada Pemkot Bandung. Bahkan, menurutnya tiga tuntutan ini bahkan sudah mereka sampaikan sejak 3 tahun yang lalu, namun hingga kini belum ada respons apapun dari pemerintah.

“Kami cinta Kota Bandung, kami juga ingin Bandung kondusif. Kami ingin pemerintah hadir di tengah-tengah kami. Tapi pemerintah selama ini enggak hadir, kemana. Itu yang kami aspirasikan,” tuturnya.

Baca Juga: 20 UMKM Kota Bandung Bidik Omzet Rp1,5 Miliar di Bandung Week Market

Dijelaskan Cepi, tuntutan tersebut berisi Pemkot Bandung wajib menjamin kenyamanan dan keamanan dalam mencari kehidupan yang layak sesuai dengan amanat UUD 1945, kedua menyediakan lapangan kerja, sarana dan prasarana sebagai wahana ekspresi dan profesional.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X