Pemkot Bandung Bongkar Puluhan Halte Terbengkalai, Pakar Transportasi Tegaskan Perencanaan Pembangunan Buruk

- Senin, 15 Agustus 2022 | 13:27 WIB
Pengendara melintas di dekat halte bus Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, pada Selasa, 19 Oktober 2021. Sebanyak 349 fasilitas sarana publik seperti halte bus dan jembatan penyeberangan orang (JPO) di Kota Bandung mengalami kerusakan akibat ulah oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab.  (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)
Pengendara melintas di dekat halte bus Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, pada Selasa, 19 Oktober 2021. Sebanyak 349 fasilitas sarana publik seperti halte bus dan jembatan penyeberangan orang (JPO) di Kota Bandung mengalami kerusakan akibat ulah oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

"Jika dikatakan tanpa perencanaan, ya memang betul tidak direncanakan dengan baik pembangunan halte itu. Akibatnya ya tadi ada beberapa temuan, bahwa halte itu jadi tempat gelandangan, tempat PKL, dan juga menjadi tempat-tempat kumuh dan ini sangat disayangkan," jelasnya.

Sony menilai, Pemkot Bandung seharusnya bisa melakukan perencanaan dengan matang sebelum melakukan pembangunan. Terutama yang berhubungan dengan transportasi publik termasuk halte.

Baca Juga: Rusak dan Terbengkalai, Dishub Kota Bandung Akan Bongkar 21 Halte TMB

"Perencanaan halte, perencanaan angkutan umum itu sebenarnya tidak harus direncanakan dengan menggunakan proyek yang besar. Itu kan kita tinggal bisa lihat demand atau kebutuhannya seperti apa," ungkapnya.

"Contoh, untuk TMB itu sudah direncanakan koridor-koridornya. Terus tinggal kita siapkan kendaraannya, baru kita bangun haltenya jadi penyiapan bis dan haltenya harus beriringan jangan sendiri-sendiri," imbuhnya.

Meski begitu, Sony mengakui jika kasus halte yang dibangun secara 'asal-asalan' ini tak hanya terjadi di Kota Bandung. Bahkan, menurutnya hampir di setiap kota besar memiliki masalah yang sama, yaitu pembangunan halte yang tidak tepat sasaran.

Baca Juga: Video Sepasang Remaja Berbuat Asusila di Halte Viral di Media Sosial

"Hampir di semua kota, itu kadang kecenderungannya adalah yang penting ada dulu yang penting bangun dulu. Masalah dia (halte) berfungsi atau tidak trus dirawat atau tidak itu gimana nanti. Pemerintah Itu gak boleh cara berfikir seperti itu. Jika begitu, menunjukkan bahwa pemerintah tidak memiliki perencanaan yang baik," paparnya.

Dia berharap Pemkot Bandung bisa melakukan perencanaan yang baik sebelum melakukan pembangunan fasilitas publik khususnya halte. Menurutnya pembangunan tidak perlu mewah, namun dirawat dengan baik sehingga masyarakat betah dalam menggunakan fasilitas tersebut.

"Pokoknya angkutan umum itu sesuatu yang harus di Kota Bandung. Makannya pemkot bandung itu bisa mengajak semua pihak untuk sama-sama membangun angkutan umumnya," ungkapnya.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DPRD Jawa Barat Setujui Propemperda Tahun 2023

Senin, 28 November 2022 | 14:13 WIB

CAF Gravity Indonesia Siap Gelar 'ENDURO WORLD SERIES'

Senin, 28 November 2022 | 10:53 WIB

Adele, Siswi Berprestasi Kelas 5 SD yang Jago Taekwondo

Minggu, 27 November 2022 | 14:10 WIB
X