ARM Ikut Kritisi Polemik Kebun Binatang Bandung: Ada Kejanggalan yang Belum Terungkap

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 21:25 WIB
Kunjungan wisatawan ke Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoological Garden (Bazooga) | Permasalahan lahan Kebun Binatang Bandung saat ini sedang bergulir dan berproses hukum di Pengadilan Negeri Bandung. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)
Kunjungan wisatawan ke Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoological Garden (Bazooga) | Permasalahan lahan Kebun Binatang Bandung saat ini sedang bergulir dan berproses hukum di Pengadilan Negeri Bandung. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S.)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Permasalahan lahan Kebun Binatang Bandung saat ini sedang bergulir dan berproses hukum di Pengadilan Negeri Bandung.

Sebagai salah satu tempat wisata terpopuler bagi warga Bandung, hal tersebut tak pelak mengundang perhatian dari berbagai kalangan.

Kalangan budayawan, para politisi, praktisi hukum, serta dari para aktivis turut berkomentar terkait polemik tersebut.

Tak terkecuali para aktivis pegiat anti korupsi baik lokal maupun aktivis nasional juga ikut menarik perhatian publik setelah bicara soal kasus sengketa lahan Kebun Binatang Bandung.

Furqon Mujahid Bangun atau biasa disapa Mang Jahid, misalnya, seorang aktivis pegiat anti korupsi nasional kelahiran dan berdomisili di kota Bandung yang juga ketua umum Aliansi Rakyat Menggugat (ARM), menyatakan sangat prihatin atas permasalahan tersebut.

Bahkan Mujahid juga akan melakukan desakan kepada Walikota Bandung juga kepada DPRD Kota Bandung agar permasalahan tersebut harus dikaji ulang dan jangan sampai menjadi permasalahan hukum yang lebih luas dikemudian hari.

Sebab menurut mang jahid, tim investigasi dari ARM telah menemukan beberapa kejanggalan atas persoalan tersebut ungkapnya.

Mujahid menyampaikan bahwa lembaga yang dipimpinnya yaitu Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) akan menyampaikan pernyataan sikap tegas atas permasalahan tersebut.

Salah satu tuntunnya, ia mendesak Wali Kota Bandung untuk sesegera mungkin mengambil tindakkan tegas terhadap kelompok yang telah melakukan kunjungan resmi (studi banding) ke kebun binatang Surabaya pada tanggal 19 Juli 2022.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Syukuran HUT TNI ke-77 Digelar di Stadion Siliwangi

Kamis, 6 Oktober 2022 | 18:48 WIB

Sepeda Listrik Ramah Lingkungan Hadir di ITB

Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:51 WIB
X