Peredaran Minyak Goreng Murah Kemendag di Pasar Bandung Barat Bakal Diawasi

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 15:49 WIB
Minyak goreng murah dengan brand Minyakita yang digagas Kementerian Perdagangan (Kemendag) akhirnya masuk pasar di KBB | Peredaran minyak goreng murah dengan brand Minyakita yang digagas Kemendag bakal diawasi peredarannya di pasar Kabupaten Bandung Barat. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Minyak goreng murah dengan brand Minyakita yang digagas Kementerian Perdagangan (Kemendag) akhirnya masuk pasar di KBB | Peredaran minyak goreng murah dengan brand Minyakita yang digagas Kemendag bakal diawasi peredarannya di pasar Kabupaten Bandung Barat. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM - Peredaran minyak goreng murah dengan brand Minyakita yang digagas Kementerian Perdagangan (Kemendag) bakal diawasi peredarannya di pasar Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Pengawasan itu dilakukan untuk mastikan tak ada aksi penimbunan Minyakita serta harga jual di masyarakat tak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yakni Rp14 ribu.

"Kami sudah cek ke lapangan memang Minyakita ini sudah ada di pasaran KBB. Kita hanya melakukan pengawasan terkait harga jual sesuai HET," kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) KBB, Asep M Azhar, Jumat 12 Agustus 2022.

Asep menerangkan, pasokan minyak murah ini langsung didistribusikan Kemendag ke agen-agen. Berdasarkan ketentuan, pembeli tetap harus menggunakan aplikasi dan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Untuk memudahkan, Disperindag mengizinkan mekanisme pembelian secara manual, yakni dengan cara mencatat NIK dari para pembeli.

Baca Juga: Harga Minyak Goreng per Liter Hari Ini di Beberapa Pasar Kota Bandung, 11 Agustus 2022

"Jadi, pembeliannya bisa pakai aplikasi bisa juga secara manual. Nah, dengan aplikasi itu pedagang bisa melaporkan langsung, kalau tidak pakai aplikasi pembeli harus mengeluarkan KTP untuk pencatatan NIK," ucapnya.

Hanya saja, untuk sementara ini pihaknya belum bisa memastikan jumlah Minyakita yang sudah didistribusikan ke Bandung Barat karena penyalurannya minyak ini tidak melalui Disperindag.

"Apalagi peluncurannya baru minggu-minggu kemarin, tapi kita sudah melakukan sosialisasi kepada para kepala UPT pasar berkaitan dengan syarat pembeliannya," pungkas Asep. [*]

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

17 Rumah di Parongpong KBB Terendam Banjir Bandang

Rabu, 5 Oktober 2022 | 15:58 WIB

289 Orang Daftar Anggota Panwascam di Bandung Barat

Jumat, 30 September 2022 | 17:10 WIB
X