Hujani Warga dengan Abu Batu Bara, Pabrik di Bandung Barat Hanya Dapat Sanksi Teguran

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 19:33 WIB
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat (KBB) hanya memberikan sanksi teguran dan pembinaan terhadap pabrik peleburan logam. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat (KBB) hanya memberikan sanksi teguran dan pembinaan terhadap pabrik peleburan logam. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Barat (KBB) hanya memberikan sanksi teguran dan pembinaan terhadap pabrik peleburan logam.

Padahal industri itu telah memuntahkan abu batu bara ke warga Kampung Cibingbin, Desa Laksanamekar, Kecamatan Padalarang sejak tiga bulan terakhir.

Material abu berwarna hitam pekat berdampak ke atap, pepohonan, serta jemuran milik warga. Bahkan sebagian warga kini mulai mengalami keluhan pernafasan.

"Kalau sekarang belum ada sanksi karena baru tahap teguran dan pembinaan. Jadi sanksi diberikan kalau arahan kita (DLH) enggak dilaksanakan. Sanksinya bisa sampai penutupan dan pencabutan izin," kata Kasi Penyelesaian Sengketa dan Penaatan Hukum Lingkungan pada DLH KBB, Rudi Sutendi, Kamis, 11 Agustus 2022.

DLH telah melakukan inspeksi langsung ke pabrik dan memberi rekomendasi kepada pemilik industri agar menindaklanjuti soal aduan pencemaran abu batu bara. Termasuk segera membangun cerobong asap baru sesuai standar baku mutu.

"Katanya masih dalam rangka uji coba. Tapi sudah kami arahkan kalau nanti membangun cerobong yang baru, harus melibatkan ahli yang kompeten untuk perencanaan. Jadi nanti bukan cerobong asal-asalan yang dibuat," tambahnya.

Baca Juga: Hindari Konflik Tanah, Disdik Bandung Barat Akan Data Aset Lahan Sekolah Bermasalah

Kemudian pihaknya juga sudah meminta pabrik tersebut melakukan uji baku mutu emisi gas buang cerobong asap. Lalu pengujian udara ambien di lingkungan pabrik dan permukiman warga yang terdampak.

"Nah nanti yang diuji itu emisi dari cerobong asapnya aman atau enggak. Nanti lab yang bisa menjawab semua. Karena keluhan warga juga dibujtikan dengan baku mutu itu," tutur Rudi.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

17 Rumah di Parongpong KBB Terendam Banjir Bandang

Rabu, 5 Oktober 2022 | 15:58 WIB

289 Orang Daftar Anggota Panwascam di Bandung Barat

Jumat, 30 September 2022 | 17:10 WIB
X