Anak Gizi Buruk Meninggal di RSUD Sayang, Dinkes Prihatin Harusnya Ditangani Secepatnya

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 16:16 WIB
Ilustrasi kaki anak | Dinkes Cianjur membenarkan adanya anak berusia tujuh tahun atas nama Amira mengalami gizi buruk yang meninggal dunia di RSUD Sayang Cianjur. (Unplash/Amy Baugess)
Ilustrasi kaki anak | Dinkes Cianjur membenarkan adanya anak berusia tujuh tahun atas nama Amira mengalami gizi buruk yang meninggal dunia di RSUD Sayang Cianjur. (Unplash/Amy Baugess)

CIANJUR, AYOBANDUNG.COM — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur membenarkan adanya anak berusia 7 bulan atas nama Amira mengalami gizi buruk yang meninggal dunia di RSUD Sayang Cianjur.

Dinkes menilai, seharusnya sang anak ditangani secepatnya.

“Iya benar mengalami gizi buruk anak yang meninggal itu,” terang Kepala Dinas Kesehatan dr. Irvam Nur Fauzi pada Ayobandung.com, Kamis, 11 Agustus 2022.

Irvan mengetahui anak tersebut mengalami gizi buruk setelah menghubungi Kepala Puskesmas Mande, termasuk penyebab kematian dan kronologinya.

Sejak awal sang anak memang sudah terdeteksi mengalami gizi buruk oleh pihak puskesmas dan sudah dalam pemantauan tenaga medis.

“Hanya saja, orang tua anak tersebut tidak mau membawa anaknya ke rumah sakit dengan alasan tidak memikiki BPJS,” katanya.

Baca Juga: 24.000 Lebih Nakes di Kota Bandung Dapat Vaksin Booster Kedua, Prioritas dari Rumah Sakit

Meninggalnya Amira bukan akibat gizi buruk saja, tetapi juga ada penyakit penyerta yang seharusnya mendapatkan penanganan secepatnya.

“Secara medis, anak tersebut mengalami dehidrasi,” tandasnya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Syukuran HUT TNI ke-77 Digelar di Stadion Siliwangi

Kamis, 6 Oktober 2022 | 18:48 WIB

Sepeda Listrik Ramah Lingkungan Hadir di ITB

Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:51 WIB
X