Kisah Hikayat Hadjarudin Diangkat Jadi Film, Guru Honorer yang Mengabdi Setengah Abad

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 18:18 WIB
Masagi Pictures Indonesia menghadirkan sebuah karya film dokumenter kisah Hikayat Hadjarudin, seorang guru honorer asal Bandung Barat. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Masagi Pictures Indonesia menghadirkan sebuah karya film dokumenter kisah Hikayat Hadjarudin, seorang guru honorer asal Bandung Barat. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Masagi Pictures Indonesia menghadirkan sebuah karya film dokumenter kisah Hikayat Hadjarudin, seorang guru honorer asal Kabupaten Bandung Barat.

Film dokumenter yang dikemas pada Juni 2022 ini sebagai upaya memberi pesan kepada pemerintah terkait nestapa guru honorer yang mengabdi bagi pendidikan di Indonesia.

Menurut Boim Jalu selaku Director dan Script Writer Masagi Pictures Indonesia, kehadiran film dokumenter Hikayat Hadjarudin sebagai bentuk karya yang menjembatani ungkapan atau kegelisahan guru honorer di Indonesia.

Pasalnya, isu guru honorer yang mengabdi beberapa puluh tahun namun masih belum diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi isu nasional.

"Kisah Hadjarudin ini diangkat dari karya tulis Bagus Fuzi Panuntun salah satu kontributor Kompas.com sebagai pemenang Lomba Karya Tulis Jurnalistik 2022 yang diselenggarakan Masagi Pictures Indonesia pada tanggal 10 Juni 2022," kata Boim di Gedung Majestic, Jalan Braga, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa, 9 Agustus 2022.

Boim menuturkan, dengan kemasan film dokumenter diharapkan mampu menyampaikan pesan yang positif bagi masyarakat terutama pemangku kebijakan untuk lebih memperhatikan dan mensejahterakan guru honorer.

Baca Juga: Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Bawah Jembatan Rajamandala KBB

Proses pembuatan film pun dilakukan langsung ke lokasi tempat tinggal Hadjarudin diperbatasan KBB dan Cianjur.

"Dengan menggunakan garis sederhana, saya ingin melukiskan potret guru honorer di Jawa Barat khususnya, umumnya di Indonesia bahwa masih banyak guru honorer yang belum sejahtera, Hadjarudin Sufianan (75) adalah manifestasi dari wujud pahlawan tanpa tanda jasa yang senyata-nyatanya dan film ini kami dedikasikan untuk Guru diseluruh Indonesia," bebernya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Syukuran HUT TNI ke-77 Digelar di Stadion Siliwangi

Kamis, 6 Oktober 2022 | 18:48 WIB

Sepeda Listrik Ramah Lingkungan Hadir di ITB

Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:51 WIB
X