Kumpulan Hadist Hukum Berbohong di Islam, Dusta Dapat Azab dan Dosa Besar?

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 11:40 WIB
Kumpulan Hadist Hukum Berbohong di Islam, Dusta Dapat Azab dan Dosa Besar? (Pixabay/jackmac34)
Kumpulan Hadist Hukum Berbohong di Islam, Dusta Dapat Azab dan Dosa Besar? (Pixabay/jackmac34)

Bagaimana hukum berbohong dalam Islam jika kita merujuk pada hadist tentang orang yang dusta, apakah akan dapat dosa dan azab?

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Tindakan berbohong adalah menyatakan suatu hal yang tidak sesuai dengan kenyataannya sehingga perbuatan ini dilarang dalam Islam.

hukum berbohong dalam Islam adalah dosa besar dan dusta adalah tanda orang munafik. Namun, bagaimana jika berbohong demi kebaikan, kepada istri, kepada orang tua, untuk menutupi aib, atau karena terpaksa?

Baca Juga: 7 Ciri-ciri Orang yang Sedang Bohong, Salah Satunya Bisa Dilihat dari Mata

Adapun dosa berbohong termasuk dosa besar dalam Islam yang kerap disepelekan. Adapun Nabi Muhammad SAW pernah menyebutkan bahwa dosa berbohong atau dusta mengiringi dosa syirik dan durhaka kepada orang tua.

Adapun dosa syirik dan durhaka kepada orang tua termasuk dosa besar yang mesti dihindari umat Islam.

Tentang hadits berbohong, pernah diriwayatkan HR Abu Dawud, Rasulullah SAW bersabda, "Jauhilah kebohongan, sebab kebohongan menggiring kepada keburukan, dan keburukan akan menggiring kepada neraka. Dan sungguh, jika seseorang berbohong dan terbiasa dalam kebohongan, hingga di sisi Allah ia akan ditulis sebagai seorang pembohong."

Baca Juga: Doa dan Cara Hapus Dosa Ghibah, Bohong, Fitnah

Selain itu, hadits tentang berbohong juga terdapat dalam Shahih Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa berkata bohong dan kesaksian palsu termasuk dosa besar. Disebutkan juga bahwa dosa besar lainnya, yakni syirik kepada Allah, membunuh, dan durhaka terhadap kedua orang tua.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X