Kementerian PUPR Berencana Bangun Rusunami di Kota Bandung untuk 1.900 Penghuni

- Senin, 8 Agustus 2022 | 15:07 WIB
Kementerian PUPR akan membangun rumah susun sederhana milik (rusunami) untuk 1.900 penghuni di wilayah Cisaranten, Kota Bandung. Begini tanggapan Yana Mulyana. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra )
Kementerian PUPR akan membangun rumah susun sederhana milik (rusunami) untuk 1.900 penghuni di wilayah Cisaranten, Kota Bandung. Begini tanggapan Yana Mulyana. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra )

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM-- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun rumah susun sederhana milik (rusunami) di wilayah Cisaranten, Kota Bandung. Pembangunan rusunami di lahan milik KemenPUPR tersebut akan bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. 

Direktur Pelaksanaan Pembiayaan Perumahan KemenPUR Haryo Bekti Martoyoedo mengatakan pembangunan rusunami seluas 3,2 hektar itu akan mulai dibangun April tahun 2023. 

"Rusunami yang akan dibangun akan memuat untuk 1.900 hunian dan kita target tahun 2029 sudah semua terisi. Tahap pertama tahun 2025 (terisi), pembangunan 2 tahun," ujarnya sesuai beraudiensi dengan Pemkot Bandung di balai kota, Senin, 8 Agustus 2022.

Baca Juga: Gunung Sanghyang KBB: Rumah Flora-Fauna, Gentong Air, dan Tempat Pelarian dari Gurkha

Menurut Haryo, total investasi yang digelontorkan untuk rusunami tersebut mencapai Rp1 triliun lebih. Selain itu, kata dia, rusunami itu diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan maksimal penghasilan Rp8 juta ke bawah. 

"Total investasi di Rp1 sekian triliun, dan skema pembiayaanya nanti kerja sama pemerintah dengan badan usaha KPBU. Artinya, dibiayai dulu oleh pihak swasta, nanti pemerintah membayar secara tahunan sesuai layanan yang diberikan," jelasnya. 

Sementara itu, Wali Kota Bandung Yana Mulyana menyebut berbagai proses dan hal teknis mulai dibicarakan. Ia juga memperkirakan groundbreaking Rusun Cisaranten Bina Harapan bisa rampung di Maret 2023.

Baca Juga: Cari Solusi Perubahan Iklim, Ilmuwan Buat Perisai 'Gelembung Luar Angkasa' untuk Mendinginkan Bumi

“Alhamdulillah, mudah-mudahan dalam waktu dekat hal teknis dibicarakan, dan rasanya relatif tidak ada hal yang jadi hambatan. Sehingga Insyaallah kalau lancar, Maret atau April 2023 groundbreaking selesai,” ucap Yana.

Terkait masyarakat yang ingin memiliki, Yana menyebut saat ini pihaknya sedang melakukan penghitungan batas maksimal pendapatan dari calon pemilik yang diizinkan untuk mengajukan pembelian. 

Halaman:

Editor: Isabella Nilam Mentari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banjir Terjang Kota Cimahi, Arus Lalu Lintas Macet

Selasa, 4 Oktober 2022 | 17:39 WIB

Driver Ojol Menceburkan Diri ke Sungai Citarum

Selasa, 4 Oktober 2022 | 17:22 WIB

Diguyur Hujan Lebat, Gedung Sate Banjir

Selasa, 4 Oktober 2022 | 16:46 WIB

Diintimidasi, Petani Penggarap di Cianjur Melawan

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:29 WIB
X