Sengeketa Lahan, SD di Bandung Barat Disegel Ahli Waris

- Senin, 8 Agustus 2022 | 12:11 WIB
Lahan SDN Bunisari, Desa Gadobangkong, Ngamprah, KBB masih dalam status sengketa tanah dan disegel oleh ahli warisnya. (Ayobandung.com/Restu Nugraha )
Lahan SDN Bunisari, Desa Gadobangkong, Ngamprah, KBB masih dalam status sengketa tanah dan disegel oleh ahli warisnya. (Ayobandung.com/Restu Nugraha )

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Lahan sekolah dasar negeri (SDN) Bunisari, Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih dalam status sengketa.

Ahli waris atas nama Nana Rumantana mengklaim kepemilikan tanah seluas 700 meter persegi yang ditempati 9 ruang kelas di SDN Bunisari

Tensi sengketa lahan memuncak, pada Senin, 8 Agustus 2022. Ahli waris melakukan penyegelan terhadap 9 ruang kelas sekolah. Yakni kelas 1 (A, B, C), kelas 2 (A, B, C), dan kelas 4 (A, B, C). 

Baca Juga: Esepsi Tergugat dalam Sengketa Lahan SDN 6,7,9 dan 10 Margahayu Ditolak Majelis Hakim

9 ruang kelas itu dikunci rapat. Bahkan gerbang masuk menuju kelas itu disegel dan ditempeli bukti surat kepemilikan ahli waris berupa keputusan kepala desa serta akta jual beli nomor 100/387/2009.DS/IX/Pem dan Nomor 73/pdl/1970 tanggal 20 Januari 1970 yang dikeluarkan oleh PPATS/Camat Kecamatan Padalarang Sutisna Ariana.

Imbas penyegelan, ratusan siswa SD tak bisa melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) seperti biasa. Pihak sekolah terpaksa menyuruh siswa yang datang pulang kembali dan belajar di rumah.

"Kita hentikan sementara. Total ada 600, kita suruh belajar di rumah dulu sementara," kata kata Guru Agama SD Bunisari, Muhamad Satori, Senin 8 Agustus 2022. 

Baca Juga: Sengketa Pilkades Girimukti KBB Berlanjut, Giliran Asep Sugilar Tempuh Jalur Hukum

Jika penutupan itu berlanjut hingga beberapa hari ke depan, pihak sekolah bakal mengakali proses KBM dengan memakai ruangan secara bergiliran. Hal itu agar hak siswa mendapat pengajaran tetap diberikan. 

"Opsinya sekolah dilakukan giliran di ruangan kelas tersisa yang masih bisa dipakai sebanyak 8 kelas," tambahnya.

Halaman:

Editor: Isabella Nilam Mentari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Banjir Terjang Kota Cimahi, Arus Lalu Lintas Macet

Selasa, 4 Oktober 2022 | 17:39 WIB

Driver Ojol Menceburkan Diri ke Sungai Citarum

Selasa, 4 Oktober 2022 | 17:22 WIB

Diguyur Hujan Lebat, Gedung Sate Banjir

Selasa, 4 Oktober 2022 | 16:46 WIB

Diintimidasi, Petani Penggarap di Cianjur Melawan

Selasa, 4 Oktober 2022 | 13:29 WIB
X