Hasil Panen Cengkeh Menurun 40 Persen, Musim Pancaroba Sebabkan Bunga Cengkeh Rontok

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 17:44 WIB
Pengepul cengkeh di Bojongkoneng, Deden Kurniawan. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)
Pengepul cengkeh di Bojongkoneng, Deden Kurniawan. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Musim pancaroba ditandai dengan masih terjadinya hujan.

Hal tersebut menyebabkan hasil panen cengkeh di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menurun.

Jika dibanding panen tahun 2021, produktivitas sentra cengkeh di Desa Bojongkoneng anjlok hingga 40 persen.

Penyebab utamanya hujan di musim kering, sehingga menyebabkan bunga cengkeh rontok sebelum siap dipanen.

Baca Juga: Cuaca Tak Menentu, 15 Hektare Lahan Tembakau Gagal Panen Akibat Tak bisa Dijemur dan Membusuk

"Tahun ini turun hingga 40 persen dibanding musim lalu. Penyebabnya hujan, sehingga bunga jatuh tak bisa dipanen," kata salah seorang pengepul cengkeh di Bojongkoneng, Deden Kurniawan, Sabtu 6 Agustus 2022.

Menurut Deden, terjadinya hujan menyebabkan penjualan cengkeh kering jadi mundur akibat waktu penjemuran panjang.

Ditambah panen tahun ini merupakan siklus dua tahun penurunan produktivitas dari pohon cengkeh.

"Tiap tahun penen. Tapi biasanya tahun kedua turun dulu hasilnya. Nah, tahun berikutnya naik lagi," terangnya.

Halaman:

Editor: Mutiara Rizka Maulina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X