Ratusan Tenaga Honorer Kesehatan KBB Ikut Demo di Gedung Sate, Ini Tuntutannya

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 20:14 WIB
Ribuan tenaga kesehatan honorer gabungan se-Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate | Ratusan tenaga honorer kesehatan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) ikut menggeruduk Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat, 5 Agustus 2022. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Ribuan tenaga kesehatan honorer gabungan se-Jawa Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Sate | Ratusan tenaga honorer kesehatan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) ikut menggeruduk Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat, 5 Agustus 2022. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Ratusan tenaga honorer kesehatan di Kabupaten Bandung Barat (KBB) ikut menggeruduk Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat, 5 Agustus 2022.

Massa meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk membenahi skema seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2022 untuk kategori tenaga kesehatan.

Yakni memakai skema seleksi serupa PPPK Guru melalui beberapa tahapan dengan mengutamakan lebih dahulu peserta dari honorer.

"Tahun kemarin kan penerimaan P3K ternyata seleksinya seperti CPNS setiap orang bisa ikut. Untuk tahun ini kita minta seperti guru yang bertahap. Karena semangat P3K ini akomodir dulu honorer yang sudah mengabdi," kata pengurus PPNI KBB sekaligus Kordinator Aksi Wilayah KBB, Galuh Nazlul F, Jumat, 5 Agustus 2022.

Menurut Galuh, jika seleksi PPPK tenaga kesehatan diterapkan seperti seleksi CPNS, maka para tenaga honorer yang sudah mengabdi belasan tahun bakal sulit mendapat peluang lolos.

Padahal, saat ini ada sekitar 815 tenaga kesehatan yang statusnya honorer di Bandung Barat.

Baca Juga: Warga Sakit Ditandu ke RSUD dan Tewas, Kades Mekarjaya Ungkap Situasi Sebenarnya

Oleh karena itu, seleksi PPPK formasi nakes mesti dibut seperti PPPK Guru agar mengakomodasi para honorer.

"PPPK itu kan untuk memfasilitasi honorer, kalau untuk umum kan sudah ada CPNS. Kenapa P3K dibuka untuk umum. Makanya kita ingin seperti guru jadinya bertahap," terangnya.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mantan Dandim Diduga Dibunuh Pemilik Toko di Lembang

Kamis, 18 Agustus 2022 | 19:10 WIB
X