Buang Limbah Tanpa Diolah, CV Master Laundry Jadi Tersangka

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 18:56 WIB
Polresta Bandung menetapkan CV Master Laundry di Kabupaten Bandung sebagai tersangka, karena membuang limbah berbahaya tanpa diolah. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)
Polresta Bandung menetapkan CV Master Laundry di Kabupaten Bandung sebagai tersangka, karena membuang limbah berbahaya tanpa diolah. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

RANCAEKEK, AYOBANDUNG.COM -- Polresta Bandung menetapkan CV Master Laundry di Rancaekek, Kabupaten Bandung sebagai tersangka. Perusahaan tersebut membuang limbah berbahaya tanpa diolah menggunakan IPAL.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, sejak 2020 perusahaan tersebut mendapat pekerjaan dari perusahaan lain untuk mengolah jeans supaya terlihat belel.

"Dalam prosesnya, jeans direndam menggunakan bahan kimia supaya terlihat belel," ujar Kusworo, Jumat 5 Agustus 2022.

Proses tersebut menghasilkan limbah cair yang seharusnya diolah menggunakan IPAL supaya menjadi padat.

Limbah padat yang masuk kategori B3 tersebut semestinya dibuang oleh pihak ketiga yang ditunjuk perusahaan.

Namun, CV Master Laundry tidak melakukan hal tersebut. Limbah cair bekas merendam jin dikeringkan dengan cara dijemur. Limbah padatnya dibuang di bagian belakang pabrik.

Baca Juga: Pabrik Pengolahan Celana Jin di Rancaekek Buang Limbah Berbahaya

"Dibuang di lahan milik perusahaan. Ini dilakukan sejak 2020. Tumpukan limbah padat telah setinggi 1,8 meter. Ini zat berbahaya dan bisa menyebabkan kanker," katanya.

Sejak 2020 tidak mengolah limbah, pihak perusahaan telah menghemat anggaran senilai Rp 2miliar.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Majelis Hakim Tolak Eksepsi Doni Salamanan

Kamis, 18 Agustus 2022 | 11:00 WIB

Keseruan Lansia di Ciparay Ikuti Lomba Agustusan

Selasa, 16 Agustus 2022 | 18:49 WIB

Sidang Doni Salmanan Digeber Sepekan 2 Kali

Senin, 15 Agustus 2022 | 17:47 WIB

Kuasa Hukum Doni Salmanan Tantang JPU

Senin, 15 Agustus 2022 | 17:18 WIB
X