Mengulas Kembali Pesepeda Onthel Asal Kota Bandung, Mengayuh Pedal Menuju Lombok hingga Malaysia

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 15:53 WIB
Mengulas Kembali Pesepeda Onthel Asal Kota Bandung, Mengayuh Pedal Menuju Lombok hingga Malaysia  (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Mengulas Kembali Pesepeda Onthel Asal Kota Bandung, Mengayuh Pedal Menuju Lombok hingga Malaysia (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Waktu baru menunjukkan jam 10 pagi, sinar mentari mulai meninggi menerobos diantara sela gedung bertingkat menyinari salah satu jalan ikonik Kota Bandung, Braga. Kala itu aktivitas di Jalan Braga sudah mulai ramai, lalu lalang kendaraan, wisatawan yang berswafoto di sudut-sudut jalan nampak memadati kawasan tersebut.

Ditengah hiruk pikuk itu, nampak terduduk seorang pria dengan setelan layaknya veteran perang jaman dulu. Lengkap ditemani dengan sepeda onthel buatan Belanda merk Burger dengan jenis Safety keluaran tahun 1939, pria tersebut nampak termenung melihat aktivitas yang ada sekelilingnya.

Ternyata pria paruh baya itu bernama Achyadi. Di usia beliau yang memasuki 57 tahun, ia masih tetap setia mengayuh sepeda onthelnya dalam sarana bertransportasi. Alasannya hanya satu, ia sangat mencintai bersepeda sejak usia dini.

Baca Juga: Penyelidikan Beras Terkubur di Depok Dihentikan, Ini yang Jadi Alasan Polisi

Kecintaannya terhadap bersepeda ia buktikan dengan plakat yang terpasang rapi di sepeda miliknya bertuliskan 'Bandung-Bali' seolah menegaskan jika sepeda yang ia tunggangi pernah mengantarkan dirinya ke pulau Dewata.

Ia kembali mengenang perjalanan yang ia tempuh selama 12 hari pada 14 hingga 25 Desember 2008 itu. Ia berangkat dari Kota Bandung seorang diri dalam petualangan ratusan kilometer bersama sepeda onthelnya menaklukkan rute perjalanan Bandung-Denpasar.

"Jadi saya waktu itu ingin membuat gebrakan, meski waktu itu juga masih samar-samar karena belum pernah juga. Berangkat dari 0 Kilometer Kota Bandung bermodalkan insting saja," ujarnya kepada Ayobandung.com, Kamis, 4 Agustus 2022.

Ditengah keterbatasan teknologi saat itu, ia mengayuh sepedanya dengan rata-rata jarak ditempuh 100 km per hari. Tak sia-sia, 11 hari kemudian sekira pukul 11.00 WIB ia menjejakkan kakinya di Pulau Dewata bermodalkan mengayuh sepeda onthelnya.

Baca Juga: Naik Lagi! Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Agustus 2022

Halaman:

Editor: Dina Miladina Dewimulyani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Syukuran HUT TNI ke-77 Digelar di Stadion Siliwangi

Kamis, 6 Oktober 2022 | 18:48 WIB

Sepeda Listrik Ramah Lingkungan Hadir di ITB

Rabu, 5 Oktober 2022 | 19:51 WIB
X