DPRD Nilai Pendapatan Parkir Minim, BLUD Parkir: Optimalisasi Terus Dilakukan

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 14:55 WIB
DPRD Nilai Pendapatan Parkir Minim, BLUD Parkir mengatakan Optimalisasi Terus Dilakukan (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
DPRD Nilai Pendapatan Parkir Minim, BLUD Parkir mengatakan Optimalisasi Terus Dilakukan (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung Christian Julianto Budiman menilai pendapatan parkir di Kota Bandung masih belum optimal. Bahkan, menurutnya masih terjadi beberapa kebocoran pendapatan dari sektor parkir.

"Saya sering menyoroti retribusi dari parkir. Baik itu on street maupun off street yg di gedung, menurut saya angkanya harusnya bisa lebih jauh dari yang kita terima sekarang," ujar Christian saat dihubungi, Kamis, 4 Agustus 2022.

Ia juga menyebut Pemkot Bandung harus bisa mengantisipasi bahkan meminimalisir kebocoran dari pendapatan parkir.

"Contoh bulan Mei, lebaran, banyak hari merah, realisasinya itu hanya Rp 318 juta. Kalau dipukul rata, sehari hanya Rp 10 juta yang kita terima dari ribuan marka parkir. Ini angkanya terlalu rendah dan memang harus menjadi perhatian dari pemkot," ungkapnya.

Baca Juga: Palsukan Plat Kendaraan, Angkot di Cimahi Terjaring Razia

Menanggapi hal tersebut, Kepala BLUD Parkir pada Dishub Kota Bandung Yogi Mamesa mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan optimalisasi pendapatan parkir baik dari mesin parkir maupun penarikan dari petugas juru parkir di lapangan.

"Selama 49 hari kita mengadakan optimalisasi, dan alhamdulillah ada peningkatan di pendapatan perparkiran kurang lebih sampai 30-40 persen," ujar Yogi Mamesa saat ditemui di Kantor UPT Parkir, Kamis, 4 Agustus 2022.

DPRD Nilai Pendapatan Parkir Minim, BLUD Parkir : Optimalisasi Terus Dilakukan (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)

Peningkatan tersebut, ditegaskan Yogi dengan membandingkan realisasi pendapatan parkir tahun 2021 dan 2022. Berdasarkan data yang diterima, hingga Agustus 2022 realisasi pendapatan parkir mencapai angka Rp4,8 miliar. Terlebih, saat ini UPT Parkir tidak menggunakan APBD.

"Dibandingkan tahun lalu, sudah ada peningkatan. Tahun lalu total pendapatan yang terealisasi Rp6 miliar dalam waktu 1 tahun, sekarang dalam waktu kurang dari 7 bulan sudah ada di angka Rp4,8 miliar dan optimis di akhir tahun tercapai Rp10 miliar," jelasnya.

Halaman:

Editor: Dina Miladina Dewimulyani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UMKM Binaan bank bjb Sukses Ekspor Produk ke Luar Negeri

Selasa, 27 September 2022 | 15:53 WIB
X