Pemkot Bandung Digugat sebab Segel Cafe di Jalan Bengawan Juni Lalu

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 16:14 WIB
Kawanu Coffee Shop yang berlokasi dijalan Bengawan No. 26 disegel Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung pada awal Juni 2022. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)
Kawanu Coffee Shop yang berlokasi dijalan Bengawan No. 26 disegel Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung pada awal Juni 2022. (Ayobandung.com/Muslim Yanuar Putra)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Kawanu Coffee Shop yang berlokasi dijalan Bengawan No. 26 disegel Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung pada awal Juni 2022.

Penyegelan itu dilakukan karena diklaim Pemkot Bandung menunggak sewa lahan selama 18 tahun. Dasarnya, lokasi tersebut tercatat sebagai aset Pemkot Bandung.

Ternyata, penyegelan tersebut kini mendapat perlawanan. Sejumlah ahli waris yang mengeklaim bangunan tersebut menuntut pemkot melalui jalur pengadilan. Saat ini, Gugatan tercatat di daftar perkara Pengadilan Negeri Bandung.

Dilihat Ayobandung.com di laman sipp.pn-bandung.go.id pada Rabu, 3 Agustus 2022, gugatan dilayangkan tiga orang yang mengklaim sebagai ahli waris yaitu Robert J. Rompis, Adrian E. Rompis dan Hedy G. Rompis.

Ketiganya ini telah mendaftarkan gugatannya ke PN Bandung setelah mengaku sebagai ahli waris sah dari seseorang bernama Alfred Rompis. Gugatan itu didaftarkan pada 29 Juni 2022. Hingga kini, sudah 3 kali sidang digelar, dan akan dilanjutkan kembali pada 20 September 2022.

Ketiganya menggugat pemkot karena mengeklaim sebagai pemilik sah atas rumah atau bangunan yang terletak di Jalan Bengawan No 54 (sekarang No 26).

Baca Juga: Tarif Masuk Pulau Komodo Naik Jadi Rp 3,75 Juta, Warga Demo dan Ancam Segel Tempat Wisata

Penggugat menyatakan rumah tersebut berdiri di atas tanah negara konversi eigendom seluas 650 meter persegi.

Dalam gugatannya, penggugat juga menyatakan perjanjian sewa menyewa antara ibu penggugat Judith Rondonuwu dengan Pemkot Bandung berdasarkan Surat No 593.1/81-297/DISPERUM tertanggal 10 Juli 1991 dan perubahannya No Kontrak 706/II/07/2000 tidak mempunyai kekuatan mengikat.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X