Lorong Gang Kumuh di KBB Disulap jadi Kapung Mural Warna-warni

- Kamis, 28 Juli 2022 | 14:43 WIB
Beragam jenis lukisan mural berlatar tembok warna-warna cerah menghiasi tiap lorong gang di Kampung Karang Sari, Desa Padalarang, KBB. (Ayobandung.com/Restu Nugraha )
Beragam jenis lukisan mural berlatar tembok warna-warna cerah menghiasi tiap lorong gang di Kampung Karang Sari, Desa Padalarang, KBB. (Ayobandung.com/Restu Nugraha )

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Beragam jenis lukisan mural berlatar tembok warna-warna cerah menghiasi tiap lorong gang di Kampung Karang Sari, RW 4, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Warna-warna cerah serta mural itu tersebar di berbagai sudut kampung, mulai dari jalan sempit, pagar rumah, tiang penerangan, gapura, hingga saluran drainase.

Tembok-tembok tersebut memuat beragam lukisan mulai dari pahlawan kemerdekaan, satwa, panorama, hingga ikon Jawa Barat seperti gambar seni pencak silat, tari jaipong, gedung Observatorium Bosscha, dan banyak lainnya. 

Beragam jenis lukisan mural berlatar tembok warna-warna cerah menghiasi tiap lorong gang di Kampung Karang Sari, Desa Padalarang, KBB. (Ayobandung.com/Restu Nugraha)

Baca Juga: Warga Kota Bandung Kini Bisa Perpanjang SIM di Mal Pelayanan Publik, Ini Syaratnya!

Ketua RW 4 Desa Padalarang, Yudi Hendrawan (48) mengatakan gang Karang Sari dicat warna warni serta dilukis beragam mural untuk menghilangkan kesan kumuh hingga tak menarik minat warga luar datang bertamu. 

"Salah besar jika menganggap pemukiman padat penduduk dengan gang sempit selalu jorok, kotor, serta tak tertata. Kami di sini berupaya menata lingkungan supaya terlihat indah dan nyaman," kata Yudi, Kamis, 28 Juli 2022.

Dengan semangat itu, Yudi bersama warga lainnya bertekad menata kampung, menjaga kebersihan, serta gotong royong bersolek dengan mencat lorong-lorong gang. Semua itu dilakukan atas dasar kesadaran dan swadaya masyarakat sendiri.

Baca Juga: Melalui Program YES, Yamaha Bangun SDM Berkualitas Siap Kerja

"Niatnya udah dua tahun lalu. Tapi baru terwujud sekarang karena terhalang Pandemik Covid-19. Yang lukis saya, kalau biaya beli cat, warga iuran dari kantung sendiri," tambah Yudi.

Halaman:

Editor: Isabella Nilam Mentari

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cegah Bullying, Guru Harus Intens Awasi Siswa di Sekolah

Selasa, 29 November 2022 | 16:54 WIB
X